Berita Muratara

Pengrajin Kolang Kaling di Muratara Dapat Rejeki Tambahan di Bulan Ramadan

Pengrajin buah kolang kaling di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), mampu meraup

Pengrajin Kolang Kaling di Muratara Dapat Rejeki Tambahan di Bulan Ramadan
TRIBUNSUMSEL.COM/FARLIN ADDIAN
Warga di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara sedang mengolah buah kolang kaling. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Pengrajin buah kolang kaling di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), mampu meraup keuntungan hingga ratusan ribu rupiah.

Hal tersebut dibuktikan Wisnu (40), warga Kelurahan Muara Rupit yang hanya bermodalkan sebilah parang, ia mengambil buah kolang kaling di kebunnya.

Kemudian diolah dan dijual sebagai pelepas dahaga atau menu favorit saat berbuka puasa.

Menurut Wisnu buah kolang kaling merupakan menu hidangan favorit bagi yang menjalankan puasa, sehingga memilih jadi pengrajin buah ini bisa dapat rejeki tambahan.

"Cara pengolahannya pertama kita rebus dulu buah kolang kalingnya sampai tiga jam, setelah itu baru dibelah dan diambil isinya," kata Wisnu, Selasa (29/5).

Menurut dia, meski terdengar sederhana, namun tidak gampang mengolah buah kolang kaling, karena apabila tersentuh getahnya bisa terkena gatal-gatal.

Akan tetapi setelah buahnya direbus barulah bisa berkurang efek getahnya.

Sementara Rosmaini (35), salah seorang penjual buah kolang kaling mengatakan, harga kolang kaling saat ini Rp 12.000 per kilogram. Dalam sehari terkadang dirinya bisa menjual hingga 10 kilogram.

"Untuk penghasilan sendiri saya pernah dapat 100 ribu rupiah dalam sehari. Memang setiap kali bulan puasa, saya jualan buah kolang kaling ini, alhamdulillah nambah rejeki," imbuhnya.

Penulis: Farlin Addian
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help