Berita Ogan Komering Ulu

Legalisir Copy Ijazah Jadi Kendala Pelamar PTPS Pilkada Gubernur dan Wagub 2018 di OKU

Memastikan perekrutan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018, berjalan sesuai aturan

Legalisir Copy Ijazah Jadi Kendala Pelamar PTPS Pilkada Gubernur dan Wagub 2018 di OKU
TRIBUNSUMSEL.COM/RETNO WIRAWIJAYA
Ketua Panwaslu OKU, Anggi Yumarta 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Memastikan perekrutan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018, berjalan sesuai aturan dan ketentuan, Ketua Panwaslu, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Anggi Yumarta, turun langsung kelapangan, Rabu (30/5).

Pada kegiatan Supervisi Pengawasan kali ini, Anggi, mendatangi langsung Panwaslu Kecamatan Baturaja Barat dan Kecamatan Semidang Aji. 

Bukan hanya Anggi Anggota Panwaslu OKU, Devisi SDM dan Organisasi, Dewantara Jaya, juga melakukan hal sama di beberapa Panwascam, satu diantaranya Panwascam Kecamatan Baturaja Timur.

Anggi menceritakan, kegiatannya kali ini masih berkaitan dengan pengrekrutan PTPS. Kemarin kuota pelamar memang belum terpenuhi, sehingga dilakukan perpanjangan waktu pendaftaran. Namun sekarang  80 persennya sudah terpenuhi.

Yang menjadi kendala, dilapangan hingga dilakukan perpanjangan waktu antara lain dikarenakan usia pelamar dibawah ketentuan usia 25 tahun.

Selain itu pelamar kesulitan memenuhi syarat copy ijazah SLTA untuk dilegalisir.

“Ada beberapa pelamar yang kemarin gagal administrasi karena copy ijazah yang tidak diligalisir. Alasanya kesulitan karena harus ke Provinsi."

"Alasan pelamar sudah mencoba melakukan legalisir di Kabupaten, namun disarankan ke provinsi karena kewenangan SLTA ini ada di Provinsi,” jelas Anggi.

Menyikapi hal tersebut, kata Anggi sementara surat lamaran itu ditampung dulu. Dengan syarat nantinya tetap dilengkapi.

Kendala lain jelas Ketua Panwaslu OKU ini, dari segi usia. Pelamar PTPS banyak yang dibawah usia 25 tahun.

Halaman
12
Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help