Kabar Gembira Buat Warga Palembang, Kewajiban BPHTB Segera Turun, Ini Keuntungannya

Kabar gembira bakal segera diterima masyarakat Kota Palembang, khususnya bagi mereka yang belum memiliki rumah.

Kabar Gembira Buat Warga Palembang, Kewajiban BPHTB Segera Turun, Ini Keuntungannya
Tribun Jogja/Yudha Kristiawan
Ilustrasi rumah bersubsidi 

Dimana sebelumnya telah melalui proses evaluasi hingga ke tingkat Kemendagri.

"BPHTB merupakan beban yang harus dibayarkan masyarakat saat membeli rumah, maka itu kedepan akan lebih diringankan. Selain itu, juga tentunya akan berdampak kepada pengembang sebab iklim pasar akan lebih baik," ungkapnya.

Berdasarkan hasil survei intern REI, beban pajak ini memang menjadi kendala bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah baru, selain juga dari pada beban ketentuan besaran uang muka perbankan yang sebelumnya dapat diatasi dengan keringan bunga rendah.

Lebih jauh Bagus menambahkan, dengan terbitnya regulasi atas BPHTB ini, sekaligus menyusul regulasi kemudahan industri properti yang sebelumnya terlebih dahulu diterbitkan Pemkot Palembang. Yaitu mengenai Perda UKL/UPL yang menjadi SPPL.

"Kami harapkan dalam waktu dekat Perda ini akan segera bergulir dan dapat segera dilaksanakan. Kemudian kami teruskan dapat ke sejumlah daerah lain di Sumsel," tandasnya.

Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Daerah DPD REI Sumsel, Harriadi Benggawan menambahkan, regulasi mengenai keringanan kepemilikan rumah bersubsidi ini sudah diupayakan REI besama Pemkot Palembang sejak beberapa tahun yang lalu.

"Tentunya jika dalam satu dua pekan ini terbit tentunya akan menjadi sebuah berkah ramadan, baik dari pengembang maupun masyarakat," capnya.

Dengan regulasi ini juga, kata dia, tentunya akan berdampak signifikan terkadap backlog rumah di Kota Palembang. Apalagi, aturan ini akan menjadi yang pertama kali di Indoensia.

"Bukan hanya untuk REI saja, manfaat regulasi ini nantinya juga akan dirasakan asosiasi pengembang lainya, " tambahnya.

Dia menjelaskan, tahun lalu REI Sumsel mencatat pencapaian sekitar 11 ribu unit rumah. Dimana 60 persenya ada di Kota Palembang, tentunya dengan regulasi tersebut akan berkontribusi terhadap kepemilikan rumah di masyarakat, khususnya di Palembang terlebih dahulu.

Halaman
123
Tags
Rumah
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help