Video Frame

VIDEO FRAME: Bubur Daging Masjid Al-Mahmudiyah, Nikmat & Melegenda Sejak Satu Abad Lalu

Bulan Ramadan merupakan bulan barokah. Selain berpuasa, umat muslim dianjurkan untuk meningkatkan

Kartibi mengaku bahwa tradisi memasak bubur daging sudah ada sejak saat Ki Haji Abdurrahman Delamat, ulama pendiri Masjid Al-Mahmudiyah masih hidup.

“Kalau sejarahnya memang kalau bulan puasa masak bubur ini, awalnya untuk berbuka. Lama-lama dimasak banyak untuk dibagikan kepada warga," jelas Kartibi.

Baca: Heboh Konflik Elly Sugigi & Putrinya Rebutan Brondong,Video Ini Buktikan Hal Itu Bohong,Netizen Muak

Bahan memasak bubur yang diperoleh dana jamaah, dibagikan kepada masyarakat sekitar masjid yang membutuhkan makanan.

Bubur daging Masjid Suro menjadi daya tarik tersendiri bagi siapapun yang berkunjung ke Palembang di Bulan Ramadan. 

Selain karena gratis dan rasanya yang lezat, tersimpan hikmah yang besar di balik pembagian bubur daging Masjid Suro, yaitu kebersamaan dan keikhlasan dalam berbagi.

Baca: Ajaib, Tebakan Aktor Tampan ini soal Hasil Final Liga Champions 2018 Tepat Banget

"Pengurus masjid ingin berbagi kepada masyarakat. Kalaupun ada yang puasa dan sedang dalam perjalanan, boleh mampir ke sini.

Berbuka puasa makan bubur, gratis," tandas Kartibi sambil menyajikan bubur daging, sesaat sebelum azan Magrib berkumandang.

Baca: Dijauhi Keluarga, Tak Disangka Begini Cara Angel Lelga Bertahan Hidup Sejak Putuskan Jadi Mualaf

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved