Berita Muaraenim

Muaraenim Akan Jadi Pilot Project Desa Aman Pangan

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Palembang akan usulkan tiga desa di Muaraenim untuk mengikuti lomba Desa Aman Pangan

Muaraenim Akan Jadi Pilot Project Desa Aman Pangan
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Bupati muaraenim menyerahkan cindera mata kepada kepala BB POM Palembang,Dewi Prawitasari,Apt M.Kes 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Palembang akan usulkan tiga desa di Muaraenim untuk mengikuti lomba Desa Aman Pangan mewakili Sumsel di tingkat nasional.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala BB POM Palembang,Dewi Prawitasari Apt, M.Kes saat melakukan audiensi bersama Bupati Muaraenim,Ir Muzakir Sai Sohar,Rabu,(23/5).

"Kedatangan kita ke Muaraenim tujuannya untuk menyampaikan kerjasama tindak lanjut dari MoU yang sudah ditanda tangani oleh bupati Muaraenim dengan BB POM palembang tentang pengawasan obat dan makanan terpadu,"katanya.

Didalam MoU tersebut lanjutnya terdapat berbagai program diantarnya pemberdayaan industri rumah tangga aman pangan,pengawasan obat dan makanan, dan komunikasi informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang obat dan makanan.

"Nah dari MoU tersebut tindak lanjutnya kita memilih Muaraenim sebagai pilot project dalam program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) dan akan ada tiga desa di Muaraenim untuk diusulkan sebagai desa dan satu pasar sebagai desa dan pasar aman pangan  yang akan kita ikut sertakan dalam lomba mewakili sumsel ketingkat nasional di akhir tahun mendatang," jelasnya.

Dijelaskannya dipilihnya Muaraenim sebagai pilot project dalam program tersebut dikarenakan pihaknya melihat komitmen tinggi dari bupati Muaraenim dalam hak menjaga keamanan pangan dari zat-zat berbahaya.

"Kita sudah keliling dibeberapa kabupaten dan kota untuk melaksanakan program ini,namun belum ada yang berhasil menghasilkan desa yang aman pangan, dan untuk Muaraenim kita melihat potensi besar untuk menghasilkan desa aman pangan dan memenuhi kritera desa aman pangan yang mana didalam desa tersebut di semua aspek baik desa,sekolah,posyandu,pedagang kaki lima dan yang lainnya harus bebas dari penggunakan zat-zat berbahaya untuk makanan bila perlu harus benar-benar zero," katanya.

Sementara itu Bupati Muaraenim,Ir Muzakir Sai Sohar menyambut baik adanya rencana tersebut.

"Ini merupakan tantangan bagi Muaraenim untuk semakin meningkatkan dan benar-benar memantau pangan yang ada di Muaraenim agar benar-bebar zero bebas dari zat berbahaya, karena terkadang saya pribadi miris bila melihat siswa-siswi SD jajan sembarangan di sekolah karena kita tidak tahu seberapa jauh makanan di sekolah itu aman untuk dimakan oleh anak-anak," katanya.

Terkait rencana mewujudkan desa aman pangan di Muaraenim pihaknya meminta pihak terkait untuk dapat segera mematangkan persiapan dan menindak lanjuti hal tersebut.

"Saya mendukung penuh adanya rencana ini, bila perlu tidak hanya tiga desa saja yang menjadi desa aman pangan tapi juga seluruh desa di Muaraenim dapat menjadi desa yang benar-benar bebas dari zat-zat berbahaya," pungkasnya.

Tags
Muaraenim
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help