Berita Muratara

Bangunan PDAM di Karang Dapo Muratara Hampir Tergerus ke Sungai Rawas

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara merupakan

Bangunan PDAM di Karang Dapo Muratara Hampir Tergerus ke Sungai Rawas
Tribunsumsel.com/Farlin Addian
Bangunan PDAM di Karang Dapo Muratara Hampir Tergerus ke Sungai Rawas 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara merupakan aset daerah yang bakal hilang ditelan alam.

Pasalnya bangunan PDAM ini tidak lama lagi akan tergerus ke sungai Rawas akibat tebing pinggiran sungai terus terkikis sehingga mengalami longsor, Senin (21/05/2018).

Menurut, Zamzami warga Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara bahwa memang benar bangunan PDAM di Karang Dapo tidak lama lagi akan tergerus ke sungai Rawas.

Mengingat kondisi sebagian bangunan PDAM saat ini sudah setengah meter di atas bibir sungai, sementara longsor terus mengikis tebing baik dari terjangan arus air maupun akibat hujan deras.

Sebelumnya, lanjut Zami lokasi PDAM ini sudah pernah dibuat beronjong tapi tidak bertahan lama karena tidak kuat menahan terjangan arus sungai sehingga ambruk dan tertimbun tanah.

"Meskipun PDAM ini tidak berfungsi sejak dibangun 2017 lalu tapi tetap ini aset daerah kita dan pantas untuk dipertahankan," katanya.

Zamzami sangat menyayangkan bahwa bangunan PDAM yang belum sempat dinikmati oleh maayarakat sudah terancam bakal ambruk ke sungai Rawas.

Bukan hanya itu, adapula sebagian rumah warga yang bakal ikut tergerus kesungai jika longsor ini terus dibiarkan.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Dapo 1, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara, Umar Aziz mengatakan sudah sering melaporkan kondisi tebing yang longsor ini ke pemerintah kecamatan maupun pemeribtah kabupaten yakni BPBD.

"Tapi sebelumnya sudah melakukan survey dan melakukan titik nol karena ada dana aspirasi DPRD Provinsi Sumsel dan direncanakan akan dibangun bronjong," jelasnya.

Penulis: Farlin Addian
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved