Berita Ogan Komering Ulu

Sebulan Jelang Hari Raya, Tiket Ekonomi di Stasiun Baturaja Hampir Habis Terjual

Sebulan menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H, tiket mudik lebaran kereta api ekonomi jurusan Baturaja-Kertapati dan Baturaja- Rajabasa

Sebulan Jelang Hari Raya, Tiket Ekonomi di Stasiun Baturaja Hampir Habis Terjual
TRIBUNSUMSEL.COM/M A FAJRI
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Sebulan menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H, tiket mudik lebaran kereta api ekonomi jurusan Baturaja-Kertapati dan Baturaja- Rajabasa di Stasiun Kereta Api Baturaja sudah hampir habis terjual.

Kepala Stasiun Kereta Api (KA) Baturaja Syaiful Bahri, saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan memang untuk saat ini animo masyarakat belum terlalu nampak.

Namun pada tampilan papan tiket di stasiun Kereta Api Baturaja menunjukan dari tanggal 10 juni 2018 tiket KA ekonomi sudah hampir 95 persen habis terjual.

"Pergerakan mudik ini diperkirakan tanggal 10 juni, sedangkan tanggal 12-14 juni tiket kereta api dipastikan sudah habis."

"Namun pada hari H atau tanggal 15 juni masih ada sisa 9 tiket KA ekonomi," ceritanya.

Suasana Stasiun Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)
Suasana Stasiun Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) (TRIBUNSUMSEL.COM/RETNO WIRAWIJAYA)

Tidak hanya pada saat arus mudik, seminggu sudah lebaran atau arus balik Tiket KA Ekonomi juga sudah terjual.

H+7 pasca lebaran atau tanggal 23 juni tiket arus balik juga sudah terjual.

Kebanyakan para calon penumpang yang sudah banyak yang membeli tiket sebelum hari keberangkatan bahkan ada yang sudah membeli tiket 3 bulan sebelumnya.

Sementara tiket kereta kelas Bisnis dan Eksekutif hingga hari H lebaran masih ada.

"Jadwal keberangkatan dan pergerakan arus mudik KA Bisnis dan Eksekutif tetap sama namun untuk tiket masih ada," katanya.

Disinggung apakah akan ada penambahan gerbong pada arus mudik mendatang.

Menurut Bahri seperti tahun-tahun sebelumnya setiap arus mudik ada penambahan gerbong, namun hingga saat ini pihaknya belum menerima arahan khusus mengenai hal tersebut.

"Untuk penambahan gerbong biasanya kita lihat situasi dan animo lonjakan penumpang, tapi seperti tahun sebelumnya pasti ada penambahan gerbong" katanya. (rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved