Berita Empat Lawang

Dianggap Senggol Kendaraan Lain di Empatlawang, Alpansi Kena Tusuk dan Robek 10 Jahitan

Al Pansi alias Al (45) warga Desa Talangjawa Kelurahan Beruge Ilir Kecamatan Pendopo Kabupaten Empatlawang bersama temannya Sabil (50)

Dianggap Senggol Kendaraan Lain di Empatlawang, Alpansi Kena Tusuk dan Robek 10 Jahitan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kondisi mobil Carry di tumpangi Al Pansi, Sabtu (19/5/2018) 

Laporan watawan sripoku.com, Awijaya

TRIBUNSUMSEL. COM, EMPATLAWANG - Al Pansi alias Al (45) warga Desa Talangjawa Kelurahan Beruge Ilir Kecamatan Pendopo Kabupaten Empatlawang bersama temannya Sabil (50) warga yang sama, dikeroyok oleh orang tidak dikenal, Sabtu (19/5/2018) sekitar pukul 15.30 di Desa Lubuklayang Kecamatan Pendopo.

Menurut Informasi dihimpun, Al Pansi saat itu melintas menuju ke Pendopo dari arah Desa Jarakan menggunakan mobil Carry 10, sewaktu sampai di hutan perbatasan desa antara Desa Jarakan dan Bandaragung terdapat kendaraan ramai yang diduga dilokasi sedang balap liar remaja.

Setelah melewati kendaraan ramai tersebut, Al Pansi dikejar oleh tiga motor.

Setelah dekat satu motor diantaranya disetop di depan mobil dan dua orang lain datang marah-marah menngatakan Al Pansi telah menyenggol, sedangkan Al Pansi merasa tidak yenggol kendaraan lain.

Merasa terancam Al Pansi langsung menerobos dan tancap gas dan nabrak motor di depan mobil dengan maksud mengamankan diri.

Namun Al Pansi tetap dikejar sampai ke halaman rumah Kades Lubuklayang.

Saat itu rumah Kades dalam keadaan kosong dan dalam waktu bersamaan rombongan pengejar juga sampai dan terjadi perkelahian.

Al Pansi mengalami luka tusuk dan robek sepanjang 10 jahitan di tangan kiri sempat diselamatkan oleh warga kemudian dilarikan ke rumah Kades Desa Nanjungan sementara mobil mengalami rusak.

Kapolres Empatlawang AKBP Agus Setyawan, melalui Kapolsek Pendopo, Iptu Hariyanto saat dikonfrimasi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Saat ini, ia mengatakan sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian penggeroyokan atas korban Al Pansi.

"Identitas pelaku sudah kami kantongi. Namun saat kita datangi rumah para pelaku, mereka tidak berada dirumah. Kemungkinan para pelaku masih bersembunyi setelah melakukan pengeroyokan," kata Hariyanto, Minggu (20/5/2018)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help