Nasib Apes Dialami JA, Sedang Tidur Lelap di Kamar Dirinya Hampir Dirudapaksa Oleh Tetangga

Apes dialami JA (22), wanita yang tinggal di Kawasan Kelurahan 5 Ulu Darat, Kecamatan SU I Palembang ini nyaris menjadi

Nasib Apes Dialami JA, Sedang Tidur Lelap di Kamar Dirinya Hampir Dirudapaksa Oleh Tetangga
Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
JA (22), wanita yang tinggal di Kawasan Keluraham 5 Ulu Darat, Kecamatan SU I Palembang, saat melapor ke Mapolresta Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Apes dialami JA (22), wanita yang tinggal di Kawasan Kelurahan 5 Ulu Darat, Kecamatan SU I Palembang ini nyaris menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh YG (22) tak lain tetangganya.

Merasa tidak terima, korban ditemani keluarganya mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jum’at (18/5/2018) sekitar pukul 12.00 WIB, untuk melaporkan kejadian dialaminnya.

Baca: Galeri Foto: PT Pusri Miliki Program UKM Mitra Binaan Untuk Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

Kepada petugas, korban menceritakan kejadiannya terjadi Jum’at (18/5/2018) sekitar pukul 10.00.

Dimana ketika itu, dia sedang tertidur di dalam kamar rumahnya. Terlapor langsung masuk ke dalam rumahnya dan langsung memeluk korban.

Baca: Lama Tak Muncul di TV, Mantan Pemain Sinetron Kepompong Ini Kini Tengah Hamil Anak Kedua

Tak ayal JA terbangun dari tidur, dan melihat terlapor sedang memegang kemaluannya. Melihat hal itu, korban memberontak sekuat tenaga. Terlapor langsung membekap mulut korban dan mencekik lehernya.

JA langsung mendorong tubuh YG hingga terjatuh dan kabur. “Saya tidak terima Pak dan minta dia segera ditangkap,”cetusnya.

Baca: 2 Tahun Berlalu, Istri Pertama Alm. Dodi Triono Tulis Kalimat Haru di Hari Ulang Tahun Bikin Nangis

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban.

“Sudah kita terima dan masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.

Baca: Cicipi Kolak Wanita Cantik ini, Sule Mendadak Nangis Teringat Istrinya, Masih Cinta?

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help