Berita Muaraenim

Masuki Bulan Ramadan, Pedagang Kelapa dan Buah-buahan di Pasar Tanjung Enim Kebanjiran Rejeki

Memasuki bulan Ramadhan 1439 H pedagang kelapa dan pedagang buah di Pasar Muaraenim

Masuki Bulan Ramadan, Pedagang Kelapa dan Buah-buahan di Pasar Tanjung Enim Kebanjiran Rejeki
Tribunsumsel.com/Ika Anggraeni
Masuki Bulan Ramadan, Pedagang Kelapa dan Buah-buahan di Pasar Tanjung Enim Kebanjiran Rejeki 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Memasuki bulan Ramadhan 1439 H pedagang kelapa dan pedagang buah di Pasar Muaraenim dan Tanjung Enim kebanjiran rejeki.

Pasalnya memasuki bulan Ramadhan pesanan kelapa parut, air santan serta buah meningkat drastis.

Baca: Ramadan 1439 H, Ayam Broiler di Mall Palembang Ini Hanya Rp 24900 Per Ekornya

Berdasarkan pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, Jumat (18/5/2018) para pedagang kelapa dan buah-buahan ini kewalahan melayani pembeli yang akan menggunakan kelapa parut,air santan dan buah-buahan sebagai salah satu bahan untuk menu berbuka puasa.

Seperti yang dituturkan oleh Sri (30) salah satu pedagang kelapa dipasar inpres Muaraenim mengatakan bahwa memasuki bulan ramadhan ini pihaknya kebanjiran pesanan kelapa parut dan air santan.

Baca: Posting Foto Berenang dengan Anjing, Artis Cantik ini Malah Dihujat Soal Bagian Bawahnya

"Biasanya sehari paling cuma 100 biji kelapa yang habis, tapi memasuki bulan puasa ini orderan meningkat dua kali lipat, sehari bisa lebih dari 200 butir kelapa yang dipesan," ungkapnya.

Adapun pembeli yang menjadi langganannya sebagian besar adalah pedagang yang berjualan di pasar Ramadhan.

Baca: Pengen Terlihat Stylish Pakai Hijab Saat Hadiri Bukber, Gaya 4 Selebgram Ini Cocok Jadi Inspirasi !

"Satu pembeli bisa beli sekitar 4 hingga 10 butir kelapa karena kelapa adalah salah satu bahan yang penting untuk membuat berbagai menu berbuka puasa,"  jelasnya.

Untuk harga kelapa dibulan Ramadhan sedikit mengalami kenaikan.

Baca: Terkenal Karena Bawakan Acara Gosip, Begini Perjuangan Fenita Arie Mantap Berhijrah

"Kalau butir utuh tanpa diparut kita jual Rp 5 ribu tapi kalau diparut kita jual Rp 6 ribu dan untuk bulan puasa ini harga kelapa parut naik jadi Rp 7 ribu," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help