Berita Prabumulih

Gangguan Jaringan di Prabumulih Barat, Warga Keluhkan Tekanan Gas Kota Kecil Ganggu Memasak

Masyarakat kota Prabumulih khususnya pelanggan gas kota, sejak Kamis (17/5/2018) kembali mengeluhkan kinerja Perusahaan Daerah

Gangguan Jaringan di Prabumulih Barat, Warga Keluhkan Tekanan Gas Kota Kecil Ganggu Memasak
tribunsumsel.com/Edison Bastari
Satu diantara pelanggan ketika melihat pengumuman kantor Petro Prabu tutuk karena melayani selama ramadan hanya batas pukul 14.00. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Masyarakat kota Prabumulih khususnya pelanggan gas kota, sejak Kamis (17/5/2018) kembali mengeluhkan kinerja Perusahaan Daerah (PD) Petro Prabu.

Penyebabnya, tekanan gas kota mengalami penurunan dan membuat aliran gas bumi tersebut padam. Penurunan tekanan gas kota itu sendiri terjadi sejak siang Kami hingga malam.

Kondisi itu membuat masyarakat yang sebagian besar pelanggan gas kota mengeluh disebabkan tidak bisa memasak makanan untuk berbuka puasa.

"Kami mengeluhkan gas kota apinya mengecil dan bahkan padam, kondisi ini membuat kami menjadi terganggu menyiapkan menu untuk berbuka puasa," kata Faisal, satu diantara warga yang mengeluhkan padamnya gas kota.

Faisal mengharapkan, pihak terkait dalam hal ini perusahaan daerah Petro Prabu melakukan perbaikan sehingga kedepan tidak lagi padam dan tidak menganggu aktifitas memasak selama ramadan.

"Mohon bantuan melaporkan dan pihak perusahaan agar memperbaiki sehingga aktifitas memasak tidak lagi terganggu," katanya.

Hal yang sama disampaikan Yani, ibu rumah tangga warga Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.

Menurut ibu dua anak ini, akibat padamnya gas kota pada Kamis sore membuat pihaknya harus merubah waktu memasak lantaran takut tidak bisa menyiapkan menu berbuka.

"Kemarin tidak bisa masak karena gas kota padam, terpaksa harus membeli makanan jadi, untung banyak yang jual gulai," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help