Berita Palembang

Tak Terima Kepalanya Dibacok, Ia Habisi Nyawa Penjaga Malam Pasar Sako Lalu Serahkan Diri

Doni Arrasidi CP (35) warga Jalan Lematang VI No 165 RT 30 RW 08 Kelurahan lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang, pelaku pembunuhan penjaga

Tak Terima Kepalanya Dibacok, Ia Habisi Nyawa Penjaga Malam Pasar Sako Lalu Serahkan Diri
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Doni Arrasidi CP (35) warga Jalan Lematang VI No 165 RT 30 RW 08 Kelurahan lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang, pelaku pembunuhan penjaga malam Pasar Sako, M Raya alias Aan (37), menyerahkan diri ke Mapolresta Palembang, ditemani keluarga dan kuasa hukumnya, Rohman Hasyim SH MH, Rabu (16/5/2018) malam.

"Memang, kedatangan kami kesini menyerahkan klien kami bernama Doni, yang telah melakukan penusukan dibagian pinggang kanan, terhadap korban Aan hingga meninggal dunia kemarin," kata kuasa hukum pelaku, Rohman Hasyim SH MH, saat dikonfirmasi di depan ruang reskrim Unit Pidana Umum Polresta Palembang, Kamis (17/5/2018).

Menurutnya, Itikad baik keluarga pelaku yang menyerahkan tanggung jawab ini kepada pihaknya, selaku kuasa hukumnya untuk diserahkan sepenuhnya kepada penyidik.

"Kalau memang dia bersalah atau tidak, biarlah pengadilan yang menentukannya, asal jangan yang tidak bersalah, dibuat menjadi bersalah, apalagi salah tangkap pelaku," jelasnya.

Dikatakan Rohman Hasyim, menurut kliennya, musibah ini terjadi spontan.

Dimana saat melintasi Jalan Brigjen Hasan Kasim Kelurahan Bukit Sangkal Kecamtan Kalidoni, Selasa (15/5) pukul 07.00 WIB, mereka sama-sama menggendarai sepeda motor.

"Sebelumnya korban membacok kepala bagian kanan pelaku menggunakan pisau."

"Tidak terima, pelaku pun menyusul sepeda motor korban dan menabraknya hingga sama-sama tersungkur. Lalu, pelaku membalas dan menusukan pisau ke arah pinggang korban," tambahnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH didampingi Kanit Pidum, Iptu Tohirin membenarkan adanya penyerahan tersangka.

"Sampai saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Mengenai motif, kami belum berani menyampaikan karena masih dalam pemeriksaan," ungkapnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, seorang penjaga malam Pasar Sako, M Raya alias Aan (37) meregang nyawa dengan pisau yang masih tertancap di bagian pinggang kanannya, ketika berada di Jalan Musi Raya, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, Selasa (15/5) sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban yang berdomisili di Jalan Letnan Simanjuntak Kelurahan Pahlawan Kecamatan Kemuning ini sempat dilarikan ke RS Pusri, karena mengalami pendarahan hebat, korban pun tewas dalam perjalanan.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help