Berita Muratara

Jalan 10 Kilometer di Muratara Puluhan Tahun Belum Dibangun, Usulan Tak Direspon, Begini Kondisinya

Jalan poros dari Desa Bukit Langkap menuju Desa Bukit Ulu, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara rusak parah dan belum tersentu

Jalan 10 Kilometer di Muratara Puluhan Tahun Belum Dibangun, Usulan Tak Direspon, Begini Kondisinya
TRIBUNSUMSEL.COM/FARLIN ADDIAN
Jalan poros sepanjang 10 kilometer dari Desa Bukit Langkap menuju Desa Bukit Ulu, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara rusak parah puluhan tahun belum tersentu aspal. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM MURATARA -- Jalan poros dari Desa Bukit Langkap menuju Desa Bukit Ulu, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara rusak parah dan belum tersentu aspal selama puluhan tahun.

Kondisi jalan tersebut bebatuan tak jarang pula ditemukan bagian berlumpur yang rusak akibat sering ditempuh kendaraan roda empat setiap hari bahkan disisi kiri dan kanan serta tengah jalan banyak ditumbuhi rumput liar.

Menurut keterangan yang disampaikan Akbar (27) warga Desa Bukit Langkap bahwa jalan ini merupakan akses terdekat menuju Desa Bukit Ulu dari simpang Jalinsum sehingga perlu diperbaiki.

"Jalan sepanjang sekitar 10 kilometer ini dibuka sejak tahun 1980 sampai sekarang belum dibangun dan kondisinya semakin hari tambah parah rusaknya," kata Akbar.

Disampaikannya, saking parah kerusakan jalan ini sudah tidak pernah dilalui kendaraan roda empat bahkan sepeda motorpun hanya warga yang berangkat kekebun.

"Kita berharap pemerintah segera memperbaiki dan mengaspal jalan tersebut, karena jika sudah dibangun dampak positifnya bisa membuka akses wisata yang ada di Desa Bukit Ulu," tuturnya.

Karena di Desa Bukit Ulu terdapat potensi wisata Dam Bukit Layang yang dikenal indah dan selama ini tertutup atau sepi peminat akibat terkendala jarak tempuh yang jauh.

"Biasanya jika ingin masuk ke Desa Bukit Ulu harus menempuh jalan melingkar dari Jalinsum melalui jalan kecamatan dan membutuhkan waktu 2 jam lebih," katanya.

Untuk itu, jika jalan poros Desa Bukit Langkap ini dibangun aspal maka hanya kurang dari 30 menit dari Jalinsum menuju Desa Bukit Ulu.

Sementara, Kepala Desa Bukit Langkap, Dobi Ariandi mengatakan memang kondisi jalan sepanjang 10 kilometer tersebut rusaknya cukup parah sehingga tidak lagi ditempuh oleh kendaraan roda empat.

"Dari saya belum terpilih menjadi kades, jalan ini sudah sering diajukan ke pemerintah kabupaten supaya dibangun aspal, tapi sampai saat ini belum ada direspon positifnya," kata Dobi.

Disampaikannya, dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Karang Jaya juga sudah diusulkan pembangunan jalan poros tersebut, tapi saat ini belum ada tanda tandanya akan dibangun.

"Kita berharap perhatian pemerintah secepatnya jalan tersebut dibangun untuk mempermudah akses masyarakat keluar masuk desa," ungkapnya.

Penulis: Farlin Addian
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved