Gara-gara Postingan JKT48 Seperti ini Admin Twitter Jokowi Dipecat

Cuitan itu merupakan 'reply tweet' Twitter fanbase anggota kelompok vokal JKT48

Gara-gara Postingan JKT48 Seperti ini Admin Twitter Jokowi Dipecat

Presiden Jokowi memiliki akun twitter pribadi yang dikelola oleh staffnya, 

Joko Widodo diketahui sangat aktif mengunggah kegiatan serta cuitan baik di Instagram maupun Twitter.

Preisden yang akrab disapa dengan sebutan Jokowi ini menggunakan akun atas nama @jokowi, di Twitter dan Instagram.

Tapi baru - baru pihak Istana kecolongan karena kesannya seakan -akan Presiden Jokowi Tersebut membalas kicauan dari akun penggemar JKT48.

Menurut Deputi bidang Protokol, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin, saat ini pengelola akun @jokowi sudah dibebastugaskan atau dipecat.

Kebijakan itu lantaran sang admin salah mengunggah konten menggunakan akun milik orang nomor satu di Indonesia.

"Hal ini telah ditelusuri dan ditemukan permasalahan di salah satu admin pengelola. Yang bersangkutan kini sudah dibebastugaskan," kata Bey T Machmudin dalam rilisnya.

 

Tak hanya itu, saat ini langkah-langkah pengamanan dan penanganan tambahan untuk akun @jokowi telah dilakukan. Hal itu agar nantinya hal seperti itu tak terulang.

Sebelumnya, melihat kicauan dari Jokowi itu sontak para pengikutnya pun mempertanyakan apakah kicauan itu benar-benar dibuat oleh Jokowi atau bukan.

Cuitan di twitter Jokowi
Cuitan di twitter Jokowi ()

Cuitan itu merupakan 'reply tweet' atas akun Twitter fanbase salah satu anggota kelompok vokal JKT48, yakni @bebyyers.

Sepertinya, kicauan itu dibuat oleh admin akun Twitter Jokowi, yang lupa mengganti akun ketika berkicau soal JKT48. Ini dikarenakan kicauan itu tidak bertahan lama, sesaat setelah diunggah, kicauan itu tampak langsung dihapus dari akun Jokowi.

Pihak istana telah membenarkan ada kesalahan yang dilakukan oleh admin akun Twitter Jokowi.
"Langsung ditangani. Pasti karena kesalahan admin yang tidak teliti, " ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help