Berita Muratara

Punya Senpira, Warga Muratara Serahkan ke Polisi, Tidak Akan Diproses Secara Hukum

Kepala Desa Batu Gajah Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara Habib Dimyati serahkan tiga pucuk senjata api rakitan laras panjang

Punya Senpira, Warga Muratara Serahkan ke Polisi, Tidak Akan Diproses Secara Hukum
IST
Kepala Desa Batu Gajah Lama, Habib Dimyati saat menyerahkan senpira ke Kapolsek Rupit. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Kepala Desa Batu Gajah Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara Habib Dimyati serahkan tiga pucuk senjata api rakitan laras panjang alias kecepek kepada pihak kepolisian, Rabu (16/05/2018).

Habib menyampaikan, senjata api yang diserahkan ke pihak kepolisian itu adalah milik warga desanya supaya diamankan agar tidak disalah gunakan.

"Kecepek itu saya serahkan langsung kepada Kapolsek Rupit, AKP Yulfikri yang dilakukan di kantor Balai Desa Batu Gajah Lama," katanya.

Penyerahan senjata api ini disaksikan oleh Kanit Intelkam, Kanit Prov dan Bhabinkamtibmas, adapula perangkat desa dan tokoh masyarakat.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro mengatakan penyerahan senpira oleh masyarakat ini merupakan hasil dan upaya Bhabinkamtibmas serta penyelidikan Intelkam Polsek Rupit.

Dimana Intelkam Polsek Rupit melakukan giat penyebaran maklumat Kapolda Sumsel mengenai larangan memegang, menggunakan atau menyimpan senjata api, amunisi dan bahan peledak.

"Giat penyebaran maklumat dari Kapolda Sumsel itu dalam rangka Operasi Senpi Musi 2018," tuturnya.

Sedangkan, Kapolsek Rupit AKP Yulfikri juga menyampaikan saat ini kepolisian sedang melakukan operasi Senpi Musi 2018.

Untuk itu, menghimbau kepada masyarakat supaya menyerahkan senpira bagi yang memilikinya kepada pihak polisi.

"Jika ada masyarakat dengan kesadaran sendiri menyerahkan senpira ke kepolisian maka tidak akan diproses secara hukum," ungkapnya.

Penulis: Farlin Addian
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help