Berita Banyuasin

Kesal Sering Dimarahi Sang Mertua, Menantu di Banyuasin Ini Membunuhnya dengan Sadis

Berdalih tidak terima sering dimarahi, Ardi Ariansyah (18) warga Jalan Padat Karya Dusun 5 Desa Lubuk Lancang Kabupaten Banyuasin tega membacok dan

Kesal Sering Dimarahi Sang Mertua, Menantu di Banyuasin Ini Membunuhnya dengan Sadis
TRIBUNSUMSEL.COM/DEFRI IRAWAN
DIAMANKAN - Tersangka Ardi (18) saat diamankan di Polres Banyuasin 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Berdalih tidak terima sering dimarahi, Ardi Ariansyah (18) warga Jalan Padat Karya Dusun 5 Desa Lubuk Lancang Kabupaten Banyuasin tega membacok dan membabi buta ibu mertuanya hingga tewas di area perkebunan karet Desa Sterio Kabupaten Banyuasin.

Kejadian ini bermula saat tersangka sering dimarahi ibu mertuanya, Satik Binti Samiun (50) warga Seterio Banyuasin.

Korban sering memarahi tersangka karena kerap berlaku kasar dan memukul anaknya Lia (istri tersangka).

Kesal sering dimarahi dan diocehi korban kemudian timbul niat busuk tersangka hendak menghabisi korban.

Tersangka kemudian menyiapkan parang dan disimpan di sepeda motor Honda Revo miliknya.

"Aku kesal dia sering marahi aku. Dia juga nyuruh Lia (anak korban) minta cerai dengan aku, lebih baik kuhabisi saja," ujar tersangka tanpa merasa bersalah.

Aksi naas ini dilakukan tersangka di area perkebunan karet saat korban sedang menyadap karet, Senin (14/5) kemarin sekitar pukul 06.00 WIB pagi.

Tersangka yang sudah tahu aktifitas keseharian korban kemudian mendatangi korban di TKP.

Saat bertemu korban dikebun karet milik korban, tersangka sempat bilang apa maksud ibu mertuanya itu menyuruh istrinya minta cerai dengannya dan sering memarahinya.

" Saat dikebun aku tanya, apa maksud emak (korban) nyuruh Lia minta cerai, dia jawab pokoknya ceraikan anak ku, aku emosi aku bacokan parang ke kepalanya," ujar tersangka tertunduk.

Halaman
12
Penulis: Defri Irawan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help