Richard Rencanakan Bangun Pasar Tradisional Modern Basah di Prabumulih

Penjabat (Pj) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi bersama Kepala Dinas pekerjaan umum, M Ardi Supratman, meninjau pembongkaran kios

Richard Rencanakan Bangun Pasar Tradisional Modern Basah di Prabumulih
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Penjabat (PJ) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi dan Kepala Dinas PU ketika meninjau persiapan lahan parkir di belakang PTM 1 untuk mengatasi macet di jalan jenderal sudirman depan pasar selama ramadan dan arus mudik. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Penjabat (Pj) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi bersama Kepala Dinas pekerjaan umum, M Ardi Supratman, meninjau pembongkaran kios di belakang Pasar Tradisional Modern (PTM) I kota Prabumulih, Selasa (15/5/2018).

Dalam peninjauan itu, Penjabat juga memanggil kepala PLN rayon kota Prabumulih untuk melakukan pemasangan lampu di delapan titik belakang pasar yang akan dijadikan lahan parkir.

"Kita akan pindahkan parkir motor ke belakang PTM, untuk itu kita rapikan kios agar lebih hidup dan rapi."

"Selain itu selama ini lokasi kios mati suri dan gelap jadi kita akan lakukan pemasangan lampu di delapan titik belakang PTM ini," ungkap Pj Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi ketika diwawancarai disela-sela meninjau pasar.

Richard mengatakan, pihaknya memastikan di minggu pertama ramadan parkir kendaraan yang disiapkan untuk mengurangi kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan pasar akan segera difungsikan.

"Jadi nanti lokasi itu akan kita uji coba dulu, pagi untuk pedagang sayur basah dan setelah pukul 07.30 akan dijadikan lokasi parkir khusus motor," katanya.

Pria yang baru beberapa hari dilantik sebagai Penjabat dari sebelumnya Pejabat Sementara itu menuturkan.

Terkait pedagang yang direlokasi tidak mengalami masalah dan untuk sewa para pedagang menempati kios akan dikaji ulang apakah akan disewakan atau digratiskan kembali.

"Untuk mengatasi banjir, solusi kita lakukan tentu akan menghampar batu sirtu dan cor tipos serta membuat gorong-gorong sehingga tidak banjir dan secepatnya keinginan kita lokasi parkir ini digunakan," katanya seraya mengatakan apa yang dilakukan pihaknya mengalihkan lahan parkir itu tidak ada dana atau tidak dianggarkan tapi menggunakan dana sendiri.

Lebih lanjut Richard menambahkan, kedepan pihaknya akan mengkaji dan merencanakan untuk membangun asar basah modern namun harus melihat lebih dahulu anggaran.

"Kita lihat dulu perkembangan, apakah bisa 2018 bisa dilakukan."

"Kita akan siapkan alokasi anggaran untuk membangun pasar tradisional modern basah lengkap dengan pembuangan air lancar dan ketersediaan lainnya."

"Namun tentu kita lihat dulu hasil ujicoba nanti," tambahnya. (eds)

Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help