Berita Muaraenim

Jelang Ramadan, Tim Yustisi Muaraenim Razia Sejumlah Tempat Hiburan

Menjelang bulan Ramadhan 1439 H yang akan tiba beberapa hari lagi, tim Yustisi Kabupaten Muaraenim menggelar razia di sejumlah tempat hiburan

Jelang Ramadan, Tim Yustisi Muaraenim Razia Sejumlah Tempat Hiburan
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Anggota Satpol PP tengah melakukan razia disalah satu tempat hiburan di Muaraenim. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Menjelang bulan Ramadhan 1439 H yang akan tiba beberapa hari lagi, tim Yustisi Kabupaten Muaraenim menggelar razia di sejumlah tempat hiburan Minggu,(13/5).

Dalam kegiatan tersebut dilibatkan beberapa personil gabungan diantaranya Satpol PP muara enim sebanyak 35 Personil, Polres Muaraenim sebanyak 6 Personil,Sub. Denpom Muara Enim 2 Personil, Kodim 0404 Muara Enim 2 Personil, Lapas klas II B sebanyak 2 Personil, serta Hakim Pengadilan Negeri Muara Enim dan Kejaksaan Negeri Muara Enim.

Seperti yang dikatakan oleh Ketua Tim Yustisi yang sekaligus merupakan Kepala Satpol PP Muara Enim, A.M Musadiq, didampingi Kabid Penegakan Perda, Andris bahwa razia tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Targetnya tempat hiburan, panti pijat dan penginapan yang ada di Muara Enim, razia ini kita gelar berdasarkan surat edaran Bupati Muara Enim tanggal 16 April 2018 Nomor 331.1/238/Satpol PP-IV/2018 Perihal Penutupan Tempat Hiburan, Rumah Makan dan Warung Kopi pada Bulan Suci Ramadhan 1439 H," ungkapnya.

Selain itu lanjutnya sesuai dengan PERDA Kabupaten Muara Enim Nomor 3 Tahun 2005 Tentang Pencegahan Perbuatan Tuna Susila dan juga Pengawasan, dan Penertiban Terhadap Peredaran serta Penjualan Minuman Beralkohol.

"Kita melakukan razia di beberapa tempat yang dianggap berpotensi melakukan pelanggaran."

"Namun di awal ini kita hanya melakukan tindakan Preventif, dan Persuasif dimana kita hanya memberikan himbauan langsung kepada pemilik tempat usaha hiburan Agar tidak beroperasi selama Bulan Suci Ramadan 1439 H," katanya.

Ia juga mengatakan terkhusus kepada pengusa rumah makan dan warung kopi selama bulan Ramadan untuk menutup atau menutup sebagian tempat usahanya dengan tirai.

" Agar tidak mengganggu kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa dan kepada tempat Refleksi atau panti pijat agar dapat mengikuti aturan waktu yang telah ditetapkan," katanya.

Ia juga menghimbau kepada pemilik usaha Penginapan agar lebih selektif dalam menerima tamu dan tetap waspada.

"Catat semua identitas diri terhadap tamu hotel dan apabila menemukan orang-orang yang mencurigakan harap segera melapor pihak berwajib," terangnya.

Ditambahkan bagi para pelaku usaha untuk dapat mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan.

"Bagi yang tidak mematuhi aturan,kami akan melakukan tindakan tegas dan akan dituntut sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlaku,” pungkasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved