Berita Pagaralam

Dinas PU Provinsi Bantah Isu Mangkraknya Proyek Jembatan Alun Dua Bukan Karena Asian Games

Pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi membamtah jika mengkraknya proyek pembangunan Jembatan Ayek Betung dan Tebat Gheban di Desa Alun

Dinas PU Provinsi Bantah Isu Mangkraknya Proyek Jembatan Alun Dua Bukan Karena Asian Games
SRIWIJAYA POST/WAWAN SEPTIAWAN
Perwakilan dari Dinas PU BM Provinsi saat mengecek lokasi proyek Jembatan Ayek Betung dan Tebat Gheban yang saat ini mengkrak, Sabtu (12/5/2018). 

Laporan Wartawan Sriwijaya Poat, Wawan Septiawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi membamtah jika mengkraknya proyek pembangunan Jembatan Ayek Betung dan Tebat Gheban di Desa Alun Dua akibat dananya dialihkan untuk kegiatan Asian Games 2018 di Palembang Agustus mendatang.

Terhentinya pembangunam jembatan tersebut bukan karena Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengabaikan proyek tersebut.

Pasalnya pembangunan tiga jembatan yakni Jembatan Tebat Gheban, Jembatan Ayek Kundur dan Jembatan Air Betung tersebut terkait rencana pembangunan Jalan Lingkar Timur yang direncanakan oleh pemkot Pagaralam.

Pembangunam tersebut berawal pada usulan pemkot Pagaralam.

Untuk itu Provinsi mengalokasikan Bantuan Gubernur (Bangub) senilai Rp45 Milyar untuk tiga jembatan tersebut.

Staf PU BM Provinsi, Endang Supriadi mengatakan, pihaknya membantah bahwa pengerjaan tersebut merupakan pekerjaan provinsi pasalnya proyek tersebut berada di Jalan Kota milik Pagaralam.

"Karena jika melihat ukuran jalan, tidak memungkinkan untuk dianggarkan melalui dana provinsi. Pasalnya kita provinsi ada standar ukuran jalan untuk bisa kita ambil alih," katanya.

Pihaknya juga membantah jika ada isu atau kabar bahwa anggaran provinsi terpakai untuk Asian Games yang menyebabkan banyak proyek yang terbengkalai.

"Kabar Itu tidak benar. Pasalnya dana Asian Games ada alokasi tersendiri. Soal pekerjaan beberapa proyek yang menggunakan dana provinsi belum digelontorlam hal ini disebabkan keuangan di provinsi yang belum stabil," jelasnya.(one)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved