Berita Musi Banyuasin

Dua Pekan Operasi Patuh 2018 Dilaksanakan di Muba, Ada 526 Pelanggar Terjaring

Digelar selama dua pekan Operasi Patuh 2018 yang dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Muba, membuahkan hasil yang cukup fantastis.

Dua Pekan Operasi Patuh 2018 Dilaksanakan di Muba, Ada 526 Pelanggar Terjaring
SRIWIJAYA POST/Fajeri Ramadhoni
Sejumlah kendaraan sepeda motor yang diamankan di Polres Muba pada pelaksanaan Ops Patuh. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU — Digelar selama dua pekan Operasi Patuh 2018 yang dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Muba, membuahkan hasil yang cukup fantastis.

Dimana selama pelaksanaan Satlantas Polres Muba berhasil menjarig 526 pengendara yang melanggar lalu lintas dengan berbagai pelanggaran.

“Selama dua pekan ini kita berhasil melakukan penindakan terhadap 526 pengendara, yang mana pelanggaran tersebut seperti tidak menggunakan helm, tidak membawa kelengkapan administrasi seperi SIM atau STNK, dan pelanggaran lainnya,” Ujar Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, melalui Kasat Lantas AKP Rio Artha Luwih, Kamis (10/5).

 Lanjutnya, sebanyak 526 pelanggaran tersebut dengan rincian penindakan berupa tilang oleh Satlantas Polres Muba dengan brang bukti tilang berupa 187 lembar STNK R2, 37 lembar STNK R4, 39 lembar STNK R6, 43 lembar sim C, 33 lembar sim A, 2 lembar sim B1, 3 lembar sim B2, 8 lembar sim B1 umum,2 lembar sim B2 umum, 170 unit R2, satu unit R4 dan satu lembar buku KIR.

 “Operasi kita berakhir semalam dan masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam berkendara,”ungkapnya.

Kendati pelaksanaan operasi paruh telah selelsai pihaknya tetap rutin menggelar razia kendaraan bermotor guna menjaring pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

Oleh karena itu, diharapkan kepada pengendara diharuskan menggunakan perlengkapan sesuai aturan selama berkendara jika tidak ingin diberikan tindakan tilang. 

"Kita mengimbau agar dapat membiasakan disiplin dari diri sendiri dan jaga keselamatan diri dan orang lain. Biasakan safety riding dan patuhi rambu lalu lintas jalan raya,"tegasnya.

 Operasi patuh yang dilaksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas.

Guna menekan terjadinya kejadian kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh pelaku pelangar lau lintas serta kelancaran arus lalu lintas. 

 “Kita berhara tingkat kesadaran masyarakat dalam berkendara lebih baik, agar keselamatan dalam berkendara dapat terjaga."

"Hal ini bertujuan agar tingkat kecalakaan lalu lintas dapat menurun khususnya di Kabupaten Muba,”jelasnya. (cr13)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help