Berita PALI

Mobil Angkutan Alat Berat Banyak Melintas di Jalan Umum PALI, Buat Macet dan Jalan Rusak

Akibat adanya alat berat perusahaan minyak yang berlalu-lalang di jalan Kabupaten PALI dikeluhkan oleh pengendara.

Mobil Angkutan Alat Berat Banyak Melintas di Jalan Umum PALI, Buat Macet dan Jalan Rusak
TRIBUNSUMSEL.COM/ARI WIBOWO
Alat berat milik perusahaan M‎igas melintas di Jalan Purun, Kecamatan Penukal, PALI 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Akibat adanya alat berat perusahaan minyak yang berlalu-lalang di jalan Kabupaten PALI dikeluhkan oleh pengendara.

Armada yang melintas di jalan kabupaten, banyak yang bertonase berat seharusnya menggunakan mobil angkutan alat berat.

Namun, kendaraan tersebut malah lewat di jalan aspal, alhasil membuat kemacetan dan jalan menjadi rusak.

Seperti terlihat diawal bulan ini iring-iringan kendaraan berat melintas di jalan Desa Purun Selatan Kecamatan Penukal Kabupaten PALI mengakibatkan aktivitas warga terhambat.

Karena hampir seluruh badan jalan yang sempit tertutup kendaraan berat tersebut.

Selain itu, armada angkutan bertonase melebihi kapasitas yang sering melintas menyebabkan jalan kabupaten cepat rusak.

"Kami mau lewat saja susah, karena angkutan alat rig (peralatan ekspolrasi minyak,red) yang menutup badan jalan."

"Juga akibat sering melintas, jalan aspal yang dibangun Pemkab PALI, banyak yang mengelupas dan menimbulkan lubang ," keluh Ashar satu diantara pengendara. Senin(7/5/2018)

Dikatakan Ashar, bahwa pemilik kendaraan berat tersebut milik perusahaan minyak dan gas swasta.

"Dari pakaian seragam yang dikenakan sopir dan pegawai yang mengawal kendaraan tersebut tertera nama PT Ginting."

"Kami berharap, pemerintah Kabupaten PALI melalui instansi terkait agar menindak perusahaan itu," harapan Ashar.

Terpisah, kepala Dishub PALI Sunardin SH menyesalkan kejadian tersebut, dan pihaknya akan mengambil tindakan tegas apabila perusahaan bersangkutan tidak memiliki izin melintas.

"Kami akan kandangkan armada bertonase berat yang melintas di jalan kabupaten yang tidak memiliki izin," jelas Sunardin.

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help