Inflasi Terbesar April 2018, Palembang dan Lubuklinggau, Pempek Ikut Menyumbang

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan melalui rilisnya, Rabu (02/05), mengatakan inflasi terbesar pada April 2018 berada di kota Palembang

Inflasi Terbesar April 2018, Palembang dan Lubuklinggau, Pempek Ikut Menyumbang
Pempek 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan melalui rilisnya, Rabu (02/05), mengatakan inflasi terbesar pada April 2018 berada di kota Palembang dan Lubuklinggau.

Angka inflasi di dua kota tersebut berada pada titik 0,29 persen sama seperti inflasi di Sumsel pada bulan yang sama.

"Data terbaru dari April 2018 inflasi di dua kota ini (Palembang dan Lubuklinggau) berada pada angka yang sama yakni 0,29 persen."

"Sedangkan untuk inflasi di Palembang tahun kalender, Januari hingga April 2018 sebesar 1,23 persen dan untuk Lubuklinggau di angka 1,45 persen," ujar Yos Rusdiansyah dijumpai Sripo di kantornya, Rabu (02/05).

Lebih lanjut ia mengatakan, selain komoditas yang menyumbang inflasi, pelemahan nilai rupiah terhadap dolar pun berpengaruh terhadap tingginya nilai inflasi.

"Di Palembang sendiri inflasi disumbang oleh komoditas seperti bawang merah, sewa rumah jeruk, angkutan udara, bensin dan daging ayam ras."

"Untuk Lubuklinggau antara lain bawang merah, daging ayam ras, bensin, tomat sayur dan bawang putih. Naiknya dolar juga menyumbang terjadinya inflasi. Harga kebutuhan pokok dan barang lainnya memgalami kenaikan " lanjutnya.

Sementara itu, makanan khas Palembang, pempek juga menyumbang inflasi bagi Kota Palembang.

Hal ini disebabkan oleh permintaan yang begitu tinggi sementara persediaan yang tidak mencukupi.

"Pempek atau makanan jadi juga menyokong kenaikan inflasi."

"Wisatawan yang datang ke Palembang membeli oleh-oleh pempek, demandnya tinggi akan tetapi ketersediaan pempek siap saji terbatas," tambahnya.

Ia berharap pada saat Asian Games kebutuhan akan pempek dapat terpenuhi agar tidak lagi menjadi salah satu penyumbang inflasi.

"Harapannya produksi massal pempek terus meningkatkan untuk mencukupi kebutuhan Asian Games Agustus mendatang, sebab pada momen tersebut kunjungan wisatawan ke kota Palembang akan meningkat." katanya.(mg3)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved