Berita Pagaralam

Polres Pagaralam Akan Beri Sanksi Jika Ada Pendaki yang Nekad Ke Puncak GAD

Pasca adanya dua pendaki yang tersesat dan pingsan dijalur pendakian Gunung Dempo Jumat (27/4/2018) kemarin.

Polres Pagaralam Akan Beri Sanksi Jika Ada Pendaki yang Nekad Ke Puncak GAD
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Polres Pagaralam Akan Beri Sanksi Jika Ada Pendaki yang Nekad Ke Puncak GAD 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Pasca adanya dua pendaki yang tersesat dan pingsan dijalur pendakian Gunung Dempo Jumat (27/4/2018) kemarin.

Polres Pagaralam langsung mengambil tindakan dengan melakukan rapat koordinasi bersama pihak terkait yaitu BPBD, Pos SAR, TNI dan pihak terkait lainnya, Senin (30/4/2018) di Mapolres Pagaralam.

Rapat ini selain membahas mengenai potensi Bencana Alam di Kota Pagaralam, pihaknya juga membahas tentang larangan melakukan pendakian ke puncak Gunung Dempo.

Berdasarkan kesepakatan hasil rapat antara Kapolres Kota Pagaralam bersama Instansi terkait yakni BPBD, Basarnas, Sat Pol PP, Dinas Pariwisata, Dishub, Orari dan Forpa Kota Pagaralam menegakan bahwa tidak boleh lagi ada kegiatan pendakian ke puncak Gunung Api Dempo (GAD).

"Disepakati barang siapa yang berani melakukan pendakian bahkan merusak ekosistem yang ada di sekitar Gunung Dempo akan mendapatkan sanksi tegas," ujar Kapolres.

Kesepakatan tersebut dituangkan saat rapat koordinasi penanggulangan bencana yang lakasanakan di ruang OPM Mapolres Kota Pagaralam.

"Penegasan ini merupakan tindak lanjut dari status terkini GAD yang masih bertatus waspada level II yang menetapkan bahwa zona aman berada di radius 3 kilometer," tegasnya.

Pasalnya meskipun kondisi GAD berada dilevel II atau waspada namun masih ada saja pendaki yany tak mengindahkan himbauan tersebut.

"Untuk itu pentingnya diberikan peringatan, bahkan bila perlu sanksi tegas kepada mereka yang masih tidak mengindahkan larangan tersebut," katanya.

Dalam kesempatan rapat tersebut mengajak pihak terkait untuk mendirikan posko pencegahan di pintu masuk kawasan GAD.

"Jika masih aja pendaki yang nakal maka akan kita sangsi pidana," tegasnya. (sripoku.com/Wawan Septiawan)

Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help