Berita Pagaralam

Status Dempo Masih Waspada Level II, Pengunjung Hanya Boleh Sampai Tugu Rimau & Kampung IV

Petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD) dan pihak BPBD Kota Pagaralam saat ini masih menetapkan GAD

Status Dempo Masih Waspada Level II, Pengunjung Hanya Boleh Sampai Tugu Rimau & Kampung IV
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Gempa Guncang Pagaralam, Gunung Dempo Berstatus Waspada 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD) dan pihak BPBD Kota Pagaralam saat ini masih menetapkan GAD dalam status level II (Waspada) dan jarak aman adalah radius 3 kilometer dari puncak kawah merapi.

Artinya kawasan tertinggi yang aman buat pengunjung saat berada di kawadan Gunung Dempo adalah sekitar tugu rimau dan kampung IV.

Untuk itu diingatkan agar masyarakat, pengunjung/wisatawan tidak mendekati dan bermalam (camping) di pusat aktivitas kawah Marapi Dempo dalam radius 3 kilometer mengingat kawah sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan.

Dikatakan Mulyadi Petugas Pos Pemantau GAD, pihaknya mengharapkan pemerintah dan yang berwenang untuk terus mengimbau larangan pendakian, mengingat sekarang cuaca di Pagaralam masih tidak menentu.

"Cuaca di Pagaralam saat ini sedang ekstrem. Hujan terus mengguyur, bahkan dikawasan Merapi Dempo sering ada angin kencang," tegasnya.

Masih belum turunnya Status GAD dilevel Waspada juga menjadi perhatian serius pihak Polres Pagaralam.

Bahkan beberapa waktu lalu Polres memasang papan himbaun keras dikawasan Kampung IV dan Tugu Rimau tentang larangan memdaki puncak Dempo sampai waktu yang belum ditentukan.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH mengatakan, saat ini GAD sedang tidak aman dikunjungi terutama dikawasan puncak Dempo dan puncal Merapi. Jadi diharapkan semua masyarakat dan wisatawan untuk tidak melanggar aturan tersebut.

"Ini himbauan keras, jadi kami harap diindahkan. Jika masih ada pendaki yang nekat mendaki maka akan kita tindak dan dibina di Polres Pagaralam," tegas Kapolres.

Jika masih ada pendaki yang naik tanpa memberikan informasi ke pihak terkait maka pihak Polres Pagaralam tidak akan bertagung jawab jika terjadi sesuatu.

Sementera pihak BPBD Kota Pagaralam setiap hari selalu mengupdate status GAD. Bahkan pihaknya juga menghinbau agar Masyarakat, pengunjung dan wisatawan tidak mendekati serta bermalam (Camping) di pusat aktivitas Kawah Merapi- Gunung Dempo dalam Radius 3 kilometer.

"Hal ini mengingat kawah sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan," kata Kepala BPBD Kota Pagaralam, Herawadi kepada sripoku.com, Jumat (27/4/2018).(one)

Editor: Melisa Wulandari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help