Berita PALI

Listrik di PALI Sering Padam, Para Siswa Lakukan UNBK dengan Internet dari Handphone

Hari ketiga pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SLTP di Kabupaten PALI terkendala jaringan internet.

Listrik di PALI Sering Padam, Para Siswa Lakukan UNBK dengan Internet dari Handphone
Tribunsumsel.com/Ari Wibowo
Koneksi Internet Terganggu, UNBK di PALI Pakai Hotspot Handphone 

TRIBUNSUSMEL.COM, PALI - Hari ketiga pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SLTP di Kabupaten PALI terkendala jaringan internet.

Akibatnya, waktu ujian diperpanjang serta memaksa pihak sekolah harus memutar otak agar UNBK berjalan lancar.

Seperti dilakukan pihak SMPN 2 dan SMPN 8 Talang Ubi yang melaksanakan UNBK di gedung SMK YPIP Pendopo.

Karena jaringan lelet, pihak sekolah terpaksa menggunakan jaringan internet dari hotspot handphone.

"Sejak dari awal internet lelet, makanya kami pakai alternatif menggunakan hotspot dari handphone," kata Kepala SMPN 2 Talang Ubi, Wagiyo, Rabu (25/4).

Dia mengatakan, selain jaringan internet, listrik yang sering padam juga menambah hambatan proses UNBK tingkat SMP Kabupaten PALI.

Wagiyo berharap, pemerintah mengupayakan perbaikan jaringan internet dan listrik sehingga UNBK selanjutnya berjalan lancar.

"Jadwal memulai UNBK mundur, yang tadinya harus masuk jam 07.30 (25/4) menjadi molor satu jam lebih menunggu koneksi jaringan internet dan jaringan listrik hidup," katanya.

Diakuinya bahwa SMPN 2 melaksanakan UNBK menumpang di SMK YPIP Pendopo, karena jaringan internet di lokasi SMPN 2 tidak ter jangkau juga akses jalan susah ditempuh, memaksa peserta asal SMPN 2 yang letaknya di Desa Suka Damai menginap di rumah kerabatnya di Pendopo selama UNBK berlangsung.

"Jarak cukup jauh, jaringan internet tidak ada sama sekali. Makanya sekolah kami menumpang di SMK YPIP dan peserta juga terpaksa inap."

"Dan yang menumpang di SMK ini bukan hanya SMPN 2, tapi juga ada SMPN 8 dari Talang Akar," ujar Wagiyo.

Diketahui Wagiyo, jumlah peserta dari SMPN 2 Talang Ubi ada 17 peserta dan dari SMPN 8 ada 64 siswa, menurut Wagiyo UNBK dibagi tiga sesi dengan masing-masing sesi diikuti 27 siswa peserta.

"Berharap pemerintah membuat tower jaringan internet di sekitar SMPN 2 agar ke depan kami bisa laksanakan UNBK di sekolah kami, dan tidak repot-repot harus menumpang," jelas Wagiyo.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Kamriadi menyebutkan bahwa jumlah peserta UNBK tingkat SMP tahun 2018 berjumlah 3.379 siswa dan 28 sekolah yang menjadi tempat dilaksanakannya UNBK.

"Ada beberapa sekolah yang menumpang dan digabung. Untuk kendala masih pada jaringan internet dan listrik tetapi pada dasarnya, sampai hari ke-tiga, UNBK berjalan sesuai jadwal yang ditentukan meski pun jam masuknya," jelas Kamriadi. (aww)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved