Berita Palembang

Pekerja Bangunan di Palembang Tewas Disambar Petir, Berlari Tanpa Alas Kaki Saat Hindari Hujan

Hujan disertai petir yang terjadi diseputar Kota Palembang pada Senin (15/4) menelan korban jiwa.

Pekerja Bangunan di Palembang Tewas Disambar Petir, Berlari Tanpa Alas Kaki Saat Hindari Hujan
Weather.com/AFP/Getty Images/RAKESH BAKSHI
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hujan disertai petir yang terjadi diseputar Kota Palembang pada Senin (15/4) menelan korban jiwa.

Seorang buruh bangunan Paidi (38) warga Kabupaten Pringsewu, Lampung meregang nyawa usai tersambar petir tak jauh dari tempatnya bekerja di kawasan OPI, Jakabaring Palembang.

Informasi yang dihimpun Tribun, kejadian itu bermula saat mendung hitam menyelimuti langit kawasan kota Palembang sekitar pukul 15.30 WIB.

Melihat cuaca yang tidak mendukung tujuh orang pekerja bangunan proyek perumahan yang tengah sibuk bekerja segera menghentikan aktivitasnya.

Usai mengemas peralatan kerja, mereka pun bergegas menuju mess yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi bekerja dengan berjalan kaki.

Tujuh orang pekerja itu berjalan beriringan, tiga orang didepan, tiga orang ditengah, dan satu orang dibelakang.
Hujan pun turun, mereka yang mulanya berjalan santai akhirnya berlari untuk menghindari hujan lebat yang turun sore itu.

Disaat itulah, petaka itu terjadi, petir mendadak menyambar Paidi (38) berada di barisan paling belakang rombongan itu.

"Kami ada di barisan tengah, hanya berjarak sekitar enam meter dari korban, ketika petir menyambar kami semua terpental kedepan."

"Tak lama kami bangkit dan menengok kebelakang korban masih dalam posisi tertelungkup," ungkap Petrus seorang rekan kerja korban.

Ia menduga korban yang jatuh dengan posisi tertelungkup dan kedua tangan di bagian dada tidak mengalami luka apapun hanya takut tersambar petir.

Halaman
12
Tags
petir
hujan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help