Sumsel Jadi Tempat Transit Terbesar Peredaran Narkoba

Upaya penyelundupan narkoba melalui akses bandara yang dilakukan jaringan narkoba, karena berupaya untuk mengambil kesempatan

Sumsel Jadi Tempat Transit Terbesar Peredaran Narkoba
Tribunsumsel.com/M Ardiansyah
Dir Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman 

TRIBUNSUMSEL.COM PALEMBANG - Upaya penyelundupan narkoba melalui akses bandara yang dilakukan jaringan narkoba,

karena berupaya untuk mengambil kesempatan kelengahan petugas bandara.

Namun, dari upaya yang dilakukan jaringan ini selalu digagalkan.

Baca: Ungkap Jaringan Narkoba Jalur Bandara, Polda Sumsel Amankan 10 Kg Sabu & 5 Ribu Butir Ekstasi

Karena, narkoba yang diselundupkan baik di paket pempek maupun paket lainnya selalu gagal dikirim.

"Jaringan ini berupaya untuk memanfaatkan kelengahan petugas, sehingga mereka mencoba untuk mengirim melalui jalir udara.

Tetapi, beberapa kali dikirim melalui jalir udara selalu gagal," ujarnya, Senin (16/4/2018).

Menurut Farman, memang Sumsel menjadi tempat transit terbesar. Karena narkoba yang dikirim dari Aceh dan Medan,

Baca: Bikin Melongo ! InI Fasilitas Mewah yang Didapatkan Vania Athabina dari Sang Ibu Venna Melinda

selalu mampir di Sumsel. Hal ini, dikarenakan Sumsel dianggap tepat menjadi tempat transit lantaran dekat dengan pulau Jawa.

"Tak hanya tempat transit, tetapi juga menjadi sasaran para narkoba untuk mengedar narkoba mereka.

Kalau 10 kg ini beredar, setidaknya ada 50 ribu orang yang teracuni narkoba," katanya.

Baca: KPU Nilai Ini Penyebab APK Paslon Pagaralam Belum Jadi

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved