Berita Prabumulih

Warga Prabumulih Keluhkan PLN Selalu Padam

Masyarakat kota Prabumulih sejak beberapa minggu terakhir mengeluhkan kinerja jajaran Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon kota Prabumulih.

Warga Prabumulih Keluhkan PLN Selalu Padam
ilustrasi PLN (tribunsumsel.com/Edison Bastari)
Warga Prabumulih Keluhkan PLN Selalu Padam 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Masyarakat kota Prabumulih sejak beberapa minggu terakhir mengeluhkan kinerja jajaran Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon kota Prabumulih.

Penyebabnya, sejak dua minggu terakhir PT PLN Persero Rayon Prabumulih sering melakukan pemadaman listrik.

Berdasarkan pantauan Tribunsumsel.com, di kota Prabumulih sejak dua minggu terakhir memang sering terjadi pemadaman. Pemadaman sering terjadi setelah pergantian pimpinan PLN Rayon Prabumulih ke pejabat baru.

Pemadaman selalu terjadi di jam-jam warga tengah sibuk melakukan aktivitas seperti pagi dan menjelang malam atau magrib.

Pemadaman yang diduga tanpa adanya pemberitahuan dan pengumuman itu bahkan dilakukan berulang-ulang dan dalam waktu cukup lama.

Parahnya, pemadaman sering terjadi tidak hanya ketika hujan turun namun juga saat tidak ada turun hujan maupun angin. Kondisi ini terus dikeluhkan masyarakat kota Prabumulih khususnya Kecamatan Prabumulih Timur dan Cambai yang sering terjadi pemadaman.

Warga menduga pemadaman sering terjadi sejak kepala PLN mengalami pergantian. Diduga hal itu sengaja dilakukan untuk memperkecil hutang maupun pemakaian listrik sehingga keuntungan diperoleh besar.

"Sejak dua minggu terakhir memang listrik sering padam, kadang pagi hari ketika kita handak memasak untuk anak sekolah menjadi tidak bisa, terpaksa memasak di kompor karena listik padam cukup lama," ungkap Lia, satu diantara warga Kelurahan Gunung Ibul ketika diwawancarai, Jumat (13/4/2018).

Menurut Lia, selain ketika pagi pemadaman listrik juga terjadi saat menjelang magrib padahal jam-jam itu sangat diperlukan penerangan untuk menunaikan salat dan waktunya anak-anak belajar.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help