Berita Muaraenim

Ini Ternyata Rahasia Fakhri Bisa Pintar, Sang Ibu Makan Belut Sejak Ia Masih di Kandungan

KECERDASAN Kgs Fakhri Rasyidd (14) di mata pelajaran matematika turun dari kakek dan orangtuanya.

Ini Ternyata Rahasia Fakhri Bisa Pintar, Sang Ibu Makan Belut Sejak Ia Masih di Kandungan
Tribun Sumsel/ Ika Anggraini
Peraih bronze medal Southeast Asian Mathematical Olympiad 2017 tingkat SMP 

TRIBUNSUMSEL.COM - KECERDASAN Kgs Fakhri Rasyidd (14) di mata pelajaran matematika turun dari kakek dan orangtuanya.

Bakat itu juga didukung asupan gizi yang masuk ke tubuh siswa SMP Negeri 1 Muaraenim ini sejak masih dalam kandungan.

Rini Yulinar sari, ibunya Fakhri, mengatakan, sewaktu hamil dia rajin mengonsumsi belut dan ikan lele.

"Belut kan kandungan gizinya sangat tinggi dan juga ikan lele, dulu waktu hamil Fakhri saya rajin makan belut dan lele, tapi lele sawah bukan lele ternak."

"Kata orang, kalau pengen punya anak cerdas banyak-banyak makan belut dan lele, makanya saya juga makan itu dan Alhamdulillah Fakhri diberi kemampuan di bidang pelajaran matematika dan bahasa Inggris," kata Rini.

"Di rumah kalau sama kakak, adik, dan papanya ia ngomong selalu pake bahasa Inggris. Jadi saya sebagai ibunya mau tidak mau juga ikut-ikutan pake bahasa Inggris," jelasnya.

Fakhri sudah banyak memenangi kerjuaraan lokal dan nasional.

Terakhir dia menyabet medali emas dalam ajang World Mathematics Invitational (WMI) 2018, sehingga berhak mewakili Indonesia ke babak final World Mathematics Invitational 2018 di Seoul Korea Selatan pada 13-17 Juli 2018.

Fakhri harus memastikan ikut serta di babak final itu pada awal Mei, tetapi hingga saat ini dia kesulitan memenuhi biaya kisaran Rp 50 juta.

Rini mengatakan, kKecerdasan Fakhri memang sudah tampak dari kecil.

Halaman
123
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help