Demokrat Senang TGB dan AHY Melejit di Survei Capres

Angka itu mengungguli Anies Baswedan di urutan kelima dengan angka 1,33 persen dan rekan separtainya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di urutan keenam

Demokrat Senang TGB dan AHY Melejit di Survei Capres
WISATA LOMBOK
Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuanku Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi 

JAKARTA, TRIBUNSUMSEL.COM - Dua nama Politikus Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan TGB H Zainul Majdi masuk sepuluh besar calon presiden potensial berdasarkan hasil survei Political Communication Institute periode 18-21 Maret 2018. Dalam pertanyaan terbuka "siapa calon presiden yang akan Anda pilih jika pilpres dilaksanakan hari ini?" atau diistilahlan survei top of mind, TGB berada di urutan keempat dengan elektabilitas 2 persen.

Angka itu mengungguli Anies Baswedan di urutan kelima dengan angka 1,33 persen dan rekan separtainya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di urutan keenam dengan angka 0,83 persen.

Sementara, tiga besar di atas TGB ditempati petahana Joko Widodo dengan 51,83 persen di urutan pertama, Prabowo Subianto di urutan kedua dengan 31,42 persen, dan Gatot Nurmantyo di urutan ketiga dengan 3,25 persen.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo, kehadiran nama TGB Zainul Majdi dalam bursa capres dan cawapres 2019 tidak terlalu mengejutkan partai, karena TGB Zainul dianggap sebagai salah satu pemimpin yang sukses di NTB.

"Semua masih ada kemungkinan, TGB H Zainul Majdi itu adalah orang yang sukses memimpin Nusa Tenggara Barat dan sukses juga memang pimpin DPD partai Demokrat di wilayah tersebut. Jadi artinya posisi itu masih sangat terbuka untuk apa saja, apakah mau jadikan orang nomor dua ataukah di pemerintahan di kabinet tergantung dari posisinya. Saya kira posisi itu sangat pas untuk TGB," kata Roy.

Saat ditanya mengenai, apakah TGB Zainul akan menjadi penantang AHY pada 2019? Roy mengatakan, bagi Partai Demokrat tidak ada istilah head to head, siapapun nama yang muncul pasti baik bagi partai.

"Tidak ada istilah head to head, semua maju dengan baik. Tadi saya sampaikan juga semua itu kita dorong bersama semua itu akan menjadi baik bagi Demokrat, enggak ada head to head sama sekali bagi kami. Kami sangat senang (TGB dan AHY) muncul," lanjut Roy.

Sementara itu, mengenai nama AHY yang melejit pasca Rapimnas Demokrat di Sentul beberapa waktu lalu, Roy mengatakan bersyukur, karena AHY dianggap oleh masyarakat mampu menyerap aspirasi masyarakat dan semuanya akan dikembalikan kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, kalau saya mengatakan ada time line, apa yang disampaikan mas AHY di Sentul itu yang buah pikirannya sendiri.

Didukung tidak hanya dari Sentul tapi juga mas AHY terjun langsung ke masyarakat seperti di Jawa Barat menyerap aspirasi. Saya sendiri kagum dengan pemikiran (AHY) karena sebagai anak muda 10 tahun dibawah saya, baru 39 tahun. Tapi luar biasa bijaknya. Jadi lebih baik juga tidak terburu-buru untuk dipasangkan, kita lihat saja pendapat masyarakat seperti apa," kata Roy.

Halaman
12
Editor: Aang Hamdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved