Berita PALI

Aktivitas PT Titan Dianggap Cemari Sungai, Warga PALI Stop Paksa Angkutan Batubara

Sudah dua hari ini, operasional stockpile batubara milik PT Titan group lumpuh akibat dihentikan puluhan warga Desa Harapan Jaya Kecamatan

Aktivitas PT Titan Dianggap Cemari Sungai, Warga PALI Stop Paksa Angkutan Batubara
TRIBUNSUMSEL/ARI WIBOWO
Sejumlah warga Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI terpaksa menghentikan angkutan batubara yang beroperasi untuk PT Titan group, Jumat (23/3). Menurut warga, aktivitas perusahaan ini telah mencemari sungai. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Sudah dua hari ini, operasional stockpile batubara milik PT Titan group lumpuh akibat dihentikan puluhan warga Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI.

Stockpile batubara milik PT Titan dinilai telah mencemari enam sungai sekaligus.

Serta merugikan petani kolam ikan di sekitar keberadaan stockfile atau penampungan batubara yang ada di wilayah desa tersebut.

Dari tumpukan batubara, air limbah berwarna hitam pekat mengalir masuk ke Sungai Mampat.

Kemudian masuk ke sungai-sungai di sekitar stock field berada.

Yakni Sungai Jernih, Sungai Bedare, Sungai Ampian, Sungai Anak Pulau dan Sungai Merbau.

Bahkan ribuan ikan mati yang ada di kolam milik warga setempat.

Dan warga yang biasa menggunakan air tersebut takut memakainya untuk keperluan sehari-hari.

"Warga sudah berulang kali mengadakan pertemuan dengan perusahaan itu, tetapi selalu gagal menghasilkan kesepakatan."

"Karena yang diutus hanya perwakilan yang tidak bisa mengambil kebijakan," kata Kepala Desa Harapan Jaya, Rahman, Minggu (25/3).

Halaman
12
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help