Berita OKU Timur

Awalnya Tak Percaya Anak 13 Tahunnya Bilang Hamil, Tak Disangka Pelakunya

Ia tega menyetubuhi anak tirinya sendiri yang masih duduk dibangku MI kelas enam berinisial FP (13) hingga hamil.

Awalnya Tak Percaya Anak 13 Tahunnya Bilang Hamil, Tak Disangka Pelakunya
Dokumentasi Polsek Air Batu Asahan
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Sungguh bejat yang dilakukan Sugeng Heriyanto (53) Warga Desa Pahang Asri Kecamatan BP Peliung Kabupaten OKU Timur.

Ia tega menyetubuhi anak tirinya sendiri yang masih duduk dibangku MI kelas enam berinisial FP (13) hingga hamil.

Anggota Mapolsek BP Peliung yang mendapat laporan dari istri tersangka bernama Nafsiah atas dugaan persetubuhan anak dibawah umur langsung menangkap Heriyanto di kediamannya Senin (5/3) lalu sekitar pukul 23.00.

Informasinya Senin (19/3) persetubuhan yang dilakukan Heriyanto terhadap anak tirinya tersebut diketahui karena korban menceritakan kepada ibu kandungnya telah hamil.

Akibat perbuatannya ayah tirinya sendiri.

Ibu korban yang tidak percaya kemudian membawa korban ke bidan di desa Pemetung Basuki untuk dilakukan pemeriksaan.

Setibanya di tempat bidan korban kemudian di USG dan dinyatakan positif hamil.

Setelah itu ibu korban kemudian membawa anaknya ke rumah dan menanyakan kronologis persetubuhan dengan ayah tirinya itu.

"Ketika ditanya, ternyata anaknya mengatakan bahwa sudah disetubuhi sebanyak lima kali oleh ayah tirinya tersebut," ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kasat Reskrim melalui Kapolsek BP Peliung AKP Arif Usman Senin (19/3/2018).

Menurut Arif, berdasarkan keterangan korban, ayah tirinya tersebut menyetubuhi anaknya tersebut ketika ibunya tidak dirumah.

Sambil mengancam korban agar tidak melapor kepada ibunya setiap kali disetubuhi ayah tirinya tersebut.

"Jangan bilang Ibumu nanti kita dipenjara," kata Arif menirukan ancaman suaminya ketika menyetubuhi anaknya tersebut.

Setelah mendengar cerita dari anaknya, Nafsiah kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kepala desa setempat dan bhabinkamtibmas dan kemudian pelaku dijemput oleh anggota Polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (hen/SP).

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help