Berita Palembang

BPN: Sejumlah Kawasan di Palembang Rawan Konflik Tanah, Pengembang Harus Waspada

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Palembang Edison mengakui jika sejumlah kawasan di Palembang kepemilikan tanahnya .

BPN: Sejumlah Kawasan di Palembang Rawan Konflik Tanah, Pengembang Harus Waspada
Net

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Palembang Edison mengakui jika sejumlah kawasan di Palembang kepemilikan tanahnya tumpang tindih dan bersengketa.

Oleh sebab itulah pengembang rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) perlu berkonsultasi dengan BPN jika ingin mengajukan tanah untuk membangun rumah.

Setiap pengembang biasanya minimal membeli tanah minimal lima ribu meter persegi tanah.

Jumlah ini luas sehingga jangan sampai kemudian hari ada masalah maka sebelum membeli tanah konsultasi dengan BPN dulu.

Baca: Jalanan di Lahat Ini Bahaya, Banyak Biawak Tiba-tiba Melintas dan Mengejutkan Pengendara

Agar bentangannya tidak bersingungan dengan masyarakat dan bersih tidak akan ada tumpang tindih kemudian hari.

Edison mengakui pemetaan kadang bermasalah disebabkan metode pengukuran dan pemetaan berubah setiap waktu.

Dulu cuma menggunakan meteran dan kompas tapi kini sejak adanya perubahan koordinat nasional sehingga sering timbul masalah pada saat pemetaan.

Tanah tidak bermasalah, tapi di pemetaan ternyata bertumpuk, kalau di peta tidak bermasalah tapi di lapangan tumpang tindih.

Baca: Hujan Deras Semalaman, Drainase Banyak yang Rusak, Banjirlah Palembang

Halaman
12
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved