Berita Prabumulih

Puluhan Kontraktor Adukan Nasib ke DPRD Prabumulih, Utang 70 Persen Proyek Belum Dibayar

Puluhan kontraktor yang tergabung dalam organisasi Gapensi dan Hipmi kota Prabumulih, Selasa (13/3/2018) mendatangi

Puluhan Kontraktor Adukan Nasib ke DPRD Prabumulih, Utang 70 Persen Proyek Belum Dibayar
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Para kontraktor yang tergabung dalam organisasi Gapensi dan Hipmi kota Prabumulih foto bersama ketika menyampaikan aspirasi dengan mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, Selasa (13/3/2018). 

"Karena kalau keuangan daerah memungkinkan kenapa tidak dibayarkan tahun ini, " katanya.

Palo mengatakan, jika tidak dibayarkan tentu akan sangat kasian kepada para kontraktor disebabkan ada dari para pihak ketiga yang tertunggak di bank, meminjam modal kerabat dan lainnya.

"Karena jika makin lama ditunda seperti bunga di bank akan semakin besar dan tentu membebani pihak ketiga itu," lanjutnya seraya mengatakan jika memang laporan tidak disampaikan ke Pjs Walikota maka pihaknya meminta OPD menyampaikan laporan.

Disinggung isu penundaan pembayaran hutang karena untuk meningkatkan tunjangan kinerja daerah (TKD) aparatur sipil negara.

Palo mengatakan untuk peningkatan tunjangan sangat diperlukan namun prioritas membayar hutang jangan diabaikan.

"Tentu rencana menaikkan TKD itu bagus, namun jika ditanya mana yang prioritas tentu hutang terlebih dahulu yang harus dibayar."

"Harapan kami tentu TKD dinaikkan dan hutang bisa dibayar tentu kita akan setuju itu," katanya.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved