Berita Prabumulih

Puluhan Kontraktor Adukan Nasib ke DPRD Prabumulih, Utang 70 Persen Proyek Belum Dibayar

Puluhan kontraktor yang tergabung dalam organisasi Gapensi dan Hipmi kota Prabumulih, Selasa (13/3/2018) mendatangi

Puluhan Kontraktor Adukan Nasib ke DPRD Prabumulih, Utang 70 Persen Proyek Belum Dibayar
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Para kontraktor yang tergabung dalam organisasi Gapensi dan Hipmi kota Prabumulih foto bersama ketika menyampaikan aspirasi dengan mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, Selasa (13/3/2018). 

"Kami tidak mau berandai-andai, jelasnya kami menyerahkan masalah ini ke DPRD Prabumulih dan mengenai mekanismenya kita menunggu," tuturnya.

Sementara Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) kota Prabumulih, Ari Nopriyanto mengaku jika pada 2017 sudah menyelesaikan semua pengerjaan proyek pembangunan dengan pembayaran baru dibayar 30 persen dan sisanya 70 persen akan dibayarkan di 2018.

"Jadi semua itu termasuk pembayaran 70 persen sudah ada perjanjian dengan Pemkot dalam hal ini kepala SKPD mendapat pekerjaan."

"Perjanjian itu antar lembaga dengan perusahaan jadi bukan pribadi sehingga kami berharap agar dibayarkan dan tidak ditunda," ujarnya seraya berharap bantuan jajaran DPRD Prabumulih dalam memediasi.

Sementara, Ketua DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo SE ketika dikonfirmasi mengatakan.

Jika kedatangan pengurus Hipmi dan Gapensi untuk menyampaikan aspirasi terkait kegiatan dilakukan tahun lalu belum dibayar.

"Masalah pembayaran itu sebetulnya sudah disetujui dan bahkan sudah disahkan."

"Kita nilai keberatan dari para kontraktor itu wajar karena kegiatan mereka lakukan baru dibayar 30 persen sementara sisanya 70 persen akan dibayar 2018 ini tapi sampai sekarang belum dibayar," katanya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu menuturkan, terkait aspirasi dan kedatangan puluhan kontraktor tersebut akan ditindaklanjuti oleh pihaknya dengan mengundang TAPD selaku penanggungjawab keuangan daerah.

"Secepatnya kami akan mengundang TAPD untuk mengetahui mengapa mereka (para kontraktor-red) belum dibayar."

Halaman
123
Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved