IRT di Lubuklinggau Ditemukan Tewas

Ikuti Jejak Darah di Lantai, Amir Histeris Temukan Ibunya Tewas Dibunuh, Pelaku Sempat Cuci Tangan

Ibu rumah tangga itu ditemukan tergeletak di depan kamar oleh Amir (17), anaknya yang pulang sekolah.

Ikuti Jejak Darah di Lantai, Amir Histeris Temukan Ibunya Tewas Dibunuh, Pelaku Sempat Cuci Tangan
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Foto Ravaina Wati (43) semasa hidup bersama tiga anaknya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Sungguh malang nasib Ravaina Wati (43), warga Gang Ansor Jalan Pattimura, RT 04, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Timur 2, Kota Lubuklinggau.

Janda tiga anak ini meninggal dengan cara mengenaskan, Senin (11/3) sekira pukul 11.00 WIB. Terdapat banyak luka tusuk di sekujur tubuh dan leher terluka sembelih.

Ibu rumah tangga itu ditemukan tergeletak di depan kamar oleh Amir (17), anaknya yang pulang sekolah.

Amir kaget melihat jalan di depan rumahnya banyak becak darah.

Merasa curiga, Amir pun langsung bergegas menuju rumahnya, kemudian terkejut saat melihat lantai depan dan pintu rumahnya semakin banyak ditemukan darah segar.

Tambah penasaran Amir pun langsung membuka pintu rumahnya yang sudah tidak terkunci, dan melihat kedalam, seketika itu ia melihat ibunya sudah meninggal berlumuran darah.

Saat ditemukan Ravaina mengenakan kaos oblong warna cokelat, celana shot warna hitam. Lehernya tersembelih dan belasan luka tusuk bagian dada dan punggung.

"Saya masuk, ibu sudah meninggal di atas ambal warna cokelat dengan kondisi lehernya luka dan dipenuhi darah," ungkap Amir pada Tribusumsel.com.

Amir langsung histeris berteriak-teriak keluar rumah meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang kaget langsung datang melihat apa yang terjadi.

"Warga kumpul saya cuma melihat, aku duduk di luar bae dak berani masuk, tidak lama polisi datang memeriksa kondisi ibu," ungkap Amir, siswa SMA kelas XI.

Halaman
12
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help