Berita Prabumulih

Naikkan Tunjangan ASN dan Tunda Pembayaran Utang Proyek, Dewan Prabumulih Nilai Harus Dibayar

Statement Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi yang akan menunda pembayaran utang proyek ke pihak

Naikkan Tunjangan ASN dan Tunda Pembayaran Utang Proyek, Dewan Prabumulih Nilai Harus Dibayar
Sumber : www.skyscrapercity.com
Gedung Pemerintah Kota Prabumulih 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Statement Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi yang akan menunda pembayaran utang proyek ke pihak ketiga untuk meningkatkan tunjangan pegawai.

Selain disesalkan puluhan kontraktor ternyata juga menjadi perhatian serius jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih.

Feri Alwi SH, satu diantara anggota DPRD Prabumulih mengaku jika masalah utang ke pihak ketiga itu jika ditunda akan berlarut-larut.

Dan menumpuk sehingga sebaiknya untuk segera diselesaikan atau dibayar ke para kontraktor.

"Anggarannya sudah disahkan untuk membayar hutang pembangunan proyek fisik pada 2017 ke pihak ketiga."

"Jadi bayarkan karena pekerjaan sudah mereka selesaikan dan masalah kurang atau apa kan ada tim pemeriksa."

"Dimana jika kurang volume atau lainnya tentu ada proses misal dibayar sesuai dikerjakan," ungkapnya di DPRD Prabumulih, Senin (12/3/2018).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, dengan telah terselesaikannya pengerjaan proyek 100 persen dan telah diserahterimakan ke Dinas Pekerjaan Umum.

Bahkan telah disahkan anggaran pembayaran maka tidak ada alasan pemerintah untuk tidak membayarkan utang ke pihak ketiga tersebut.

Halaman
123
Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help