Berita Prabumulih

Dipecat Dari Kepolisian, Pria di Prabumulih Ini Diringkus Saat Alih Profesi Jadi Bandar Narkoba

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih, Selasa (6/3/2018) sekitar pukul 10.30 berhasil meringkus bandar narkoba jenis

Dipecat Dari Kepolisian, Pria di Prabumulih Ini Diringkus Saat Alih Profesi Jadi Bandar Narkoba
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Kepala BNN Kota Prabumulih, Ibnu Mundzakir SSos Msi ketika menggelar pres realise meringkus Ari Septiawan (pakai masker menghadap belakang-red) yang merupakan pecatan anggota polri diduga sebagai bandar sabu. Ari diringkus ketika tunggu pembeli di depan SMP 6 Cambai, Selasa (6/3/2018). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih, Selasa (6/3/2018) sekitar pukul 10.30 berhasil meringkus bandar narkoba jenis sabu yang merupakan pecatan anggota Polri.

Pelaku yakni Ari Septiawan Bin Beni Yusyani (36) warga Jalan Samosir RT 002 RW 002 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Ari Septiawan diamankan petugas BNN Kota Prabumulih ketika tengah menunggu pembeli di Jalan Raya Muara Sungai Kelurahan Muara Sungai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih atau tepatnya di depan SMP N 6 Cambai.

Dari tangan Ari berhasil diamankan barang bukti diduga sabu-sabu kelas 1 sebanyak 3 paket dengan berat bruto 2,40 gram atau senilai Rp 2,5 juta.

Ari Septiawan sendiri merupakan pecatan anggota polri yang dilakukan Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) pada 2009 dengan pangkat Brigadir di Polres Lubuklinggau karena tertangkap membawa sebanyak 400 butir ekatasi.

Ari kemudian divonis penjara selama 7,6 tahun dan bebas pada 2014.

Namun diduga karena menganggur pelaku kembali menggeluti bisnis barang haram berupa sabu-sabu.

Selanjutnya guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti diamankan di sel tahanan sementara BNN kota Prabumulih.

Informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya pengangguran yang merupakan pecatan anggota Polri itu bermula dari laporan masyarakat ke anggota Brantas BNN kota Prabumulih.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help