Berita Prabumulih

PN Prabumulih Usulkan Hakim Khusus Tangani Pilkada

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Klas IIB Prabumulih, Said Husein SH melalui Humas, Chandra Ramadhani SH mengugkapkan saat ini pihaknya tengah menyiapkan

PN Prabumulih Usulkan Hakim Khusus Tangani Pilkada
TRIBUNSUMSEL.COM/M A FAJRI
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Ketua Pengadilan Negeri (PN) Klas IIB Prabumulih, Said Husein SH melalui Humas, Chandra Ramadhani SH mengugkapkan saat ini pihaknya tengah menyiapkan hakim khusus untuk menangani perkara khusus pelanggaran pidana pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Kami akan menyiapkan hakim khusus untuk menangani masalah pemilu dan saat ini Hakim pemilu ini sudah diusulkan ke Mahkamah Agung (MA)," ujar Chandra ketika dibincangi sejumlah wartawan di PN Klas IIB Prabumulih, Rabu (28/2/2018).

Menurut Chandra, untuk menangani atau menyidang perkara pemilu seorang hakim harus mempunyai surat keputusan langsung dari Mahkamah Agung dan setelah memiliki SK baru boleh melakukan sidang.

"Tentu kalau tidak ada SK dari MA maka tidak boleh menyidangkan perkara pilkada, terkait pilkada sendiri MA sudah membaca situasi itu," katanya.

Chandra menuturkan, hakim yang diusulkan untuk menangani perkara pemilu tersebut sebanyak 6 orang yang terdiri dari empat orang hakim fungsional dan dua orang hakim struktural.

"Hakim hakim Prabumulih sudah diusulkan semuanya, keseluruhan sudah diusulkan. Empat orang fungsional untuk strukturan dua orang yaitu ketua dan wakil ketua jadi total enam orang kita usulkan," bebernya.

Chandra menuturkan, kendati sudah mengusulkan, namun sejauh ini pihaknya masih menunggu SK dari MA. "Tapi biasanya nama-nama yang diusulkan selalu disetujui," lanjutnya.

Disinggung apakah ada ruang khusus untuk sidang sengketa Pilkada, Chandra menegaskan, sidang perkara pilkada tetap menggunakan ruang sidang utama atau ruang sidang yang lain.

"Namun biasanya sidang pilkada ini mengunakan hakim tunggal," tambahnya.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help