Berita Pagaralam

Nanda, Siswa SMPN 1 di Pagaralam Sempat Tinggalkan Tanda Ini Sebelum Tenggelam

Ada sedikit cerita yang akan selalu dikenang oleh tema-teman almarhum Nanda Raka Fadzila (13) siswa SMPN 1 Pagaralam

Nanda, Siswa SMPN 1 di Pagaralam Sempat Tinggalkan Tanda Ini Sebelum Tenggelam
Wawan Sripo
Setelah hampit 24 Jam dilakukan pencarian, akhir pada Pukul 08.35 WIB Nanda Raka Fadzila (13) siswa SMPN 1 yang tenggelam di Air Terjun Sindang Drajat akhirnya ditemukan. 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Ada sedikit cerita yang akan selalu dikenang oleh tema-teman almarhum Nanda Raka Fadzila (13) siswa SMPN 1 Pagaralam yang tengelam di Air Terjun Sindang Drajat Gunung Dempo Kota Pagaralam, Selasa (20/2/2018) sekitar pukul 13.30 WIB kemarin.

Sebelum dinyatakan tengelam Raka panggilan sehari-harinya sempat meninggalkan kenang-kenangan dilokasi tengalamnya korban. Korban Nanda sesaat sebelum terjun dan tengelam sempat menempelkan kedua telapak tangannya di Pelang Nama Air Terjun Sidang Drajat yang berada tepat diatas lokasi tengelamnya korban.

Meskipun sudah dihapus oleh teman-teman dan guru korban, namun masih ada dokumentasi foto telapak tangan korban tertampang jelas di Pelang Nama Air Terjun. Hal ini menjadi pembahasan sedih semua masyarakat dan kerabat serta teman korban.

"Dia sebelum mandi sempat menempelkan telapak tangannya yang dilumuri lumpur ke pelang nama ini kak. Bahkan dia juga berbicara bahwa "Inilah kenang-kenangan saya," kata Elma menirukan ucapan korban sebelum mandi dan tengelam.

Ternyata ucapan yang disampaikan Raka itu menjadi salahsatu isyarat sebelum Raka menghilang di telan arus pusaran Air Terjun Sendang Derajat.

"Kami kira apa yang dilakukan Raka hanya hal biasa saja, ternyata itu merupakan tanda atau kenang-kenangan terakhirnya," ujarnya, kepada sripoku.com, Rabu (21/2/2018).

Menurut Elma sosok Raka memang orang yang suka bercanda. Bahkan orangnya sangat periang.

"Mungkin itu tanda-tanda Raka sebelum dia pergi selamanya," ungkapnya.

Telapak Tangan Korban yang ditempel di Pelang Nama Air Terjun Sindang Drajat
Telapak Tangan Korban yang ditempel di Pelang Nama Air Terjun Sindang Drajat (Wawan Sripo)

Sebelumnya ibu korban, Rani mengatakan, bahwa sebelum dikabarkan tenggelam memang anaknya beberapa hari sebelumnya pernah izin akan mengikuti kegiatan sekolah.

"Raka ini memang orangnya sangat senang berpetualang dialam. Bahkan dia sudah mengikuti kegiatab pramuka sejak kelas 1 SMP. Bahkan dia sudah pernah naik ke puncak Gunung Dempo meskipun waktu itu dia masih kelas 1 SMP," kenang ibunya.(one)

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help