Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan Beruntun di Lampu Merah Angkatan 66

Korban kecelakaan beruntun antara mobil kontainer BG 8347 LM yang dikemudikan oleh Ojol warga Nilakandi melaju dari arah Jalan Basuki Rahmat

Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan Beruntun di Lampu Merah Angkatan 66
TRIBUNSUMSEL.COM/SIEMEN MARTIN
Kecelakaan beruntun antara mobil kontainer BG 8347 LM yang dikemudikan oleh Ojol warga Nilakandi melaju dari arah Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan R Soekamto, menewaskan Mr x seorang pengendara sepeda motor, Kamis (15/2/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Korban kecelakaan beruntun antara mobil kontainer BG 8347 LM yang dikemudikan oleh Ojol warga Nilakandi melaju dari arah Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan R Soekamto, menewaskan Mr x seorang pengendara sepeda motor, Kamis (15/2/2018) malam, dipastikan akan mendapat santunan dari PT Jasa Raharja.

Kepastian ini disampaikan Kepala Jasa Raharja Sumsel, Taufik Adnan. Ia mengatakan, petugas saat ini sedang melakukan survei ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengenai sebab terjadinya kecelakaan.

"Petugas Jasa Raharja sedang survei ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan Rumah Sakit," katanya.

Dia memastikan, apabila terjamin oleh UU no 34 tahun 1964, maka ahli waris korban kecelakaan tersebut mendapatkan santunan kecelakaan lalu lintas jalan sesuai Keputusan Menteri keuangan No.16 tahun 2017 sebesar Rp 50 juta. Selain itu korban lukapun akan dapat jaminan berobat dari rumah sakit.

"Ini merupakan wujud tanggung jawab negara kepada warganya dalam membantu meringankan beban yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan beruntun antara mobil kontainer BG 8347 LM yang dikemudikan oleh Ojol warga Nilakandi melaju dari arah Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan R Soekamto, menewaskan Mr x seorang pengendara sepeda motor, Kamis (15/2/2018) malam.

Mobil kontainer sebelum melindas pengendara motor, sempat menyeruduk Mobil Mirage BG 1321 HC yang dikemudikan Hairil (64) dan mobil Xenia putih BG 1821 ZQ yang dikemudikan Titin (53).

Informasi yang dihimpun, kontainer yang hendak menuju Pelabuhan diduga mengalami rem blong. Sedangkan dua kendaraan lainnya hendak memutar arah kembali ke Jalan Basuki Rahmat persisnya di Simpang Lampu Merah Angkatan 66.

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 19.00. Dimana mobil kontainer berhenti setelah menabrak median pembatas jalan.

Titin pemilik mobil Xenia mengaku mobilnya diseruduk kontainer saat hendak belok. Dalam peristiwa itu kondisi mobil ringsek berat dan bagian atas mobil tertima tiang lampu jalan.

"Mobil saya yang terakhir di tabrak kontainer, pengemudi motor itu dilindas," jelasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help