Sriwijaya FC

Demi Ajak Anaknya Nonton SFC, Kitum Rela 3 Jam Naik Motor, Tiket Tak Dapat Motornya Hilang Dicuri

Laga babak semifinal leg pertama antara Sriwijaya FC melawan Bali United, Minggu (11/2) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring

Editor: M. Syah Beni
Tribun Sumsel/ Haryanto

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Laga babak semifinal leg pertama antara Sriwijaya FC melawan Bali United, Minggu (11/2) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang menyisakan banyak cerita.

Ribuan penonton terpaksa gigit jari dan tidak bisa masuk ke dalam stadion karena kehabisan tiket.

Animo masyarakat untuk menyaksikan laga ini memang sangat tinggi, bahkan penonton yang hadir pun tidak hanya datang dari Palembang namun juga sejumlah kabupaten-kota di Sumatera Selatan. Beberapa diantaranya bahkan sudah hadir di GSJ sejak pagi hari guna berburu tiket.

Baca: VIDEO LIMO : Inilah 5 Pasar Unik di Palembang yang Terkenal Karena Barang yang Dijualnya

Namun, laga yang berakhir imbang tanpa gol ini menyisakan kisah duka bagi Kitum Risda Kasinda (38), warga Desa Nusa Makmur Sebokor, Kecamatan Air Kumbang Banyuasin.

Demi membahagiakan kedua anaknya, Kitum rela menempuh perjalanan darat selama 3 jam demi sampai ke GSJ.

Baca: Maia Dikabarkan Akan Menikah dengan Pria Tajir, Dhani Berikan Respon Menohok: Masih Ada yang Mau?

“Anak saya sudah sejak beberapa hari yang lalu meminta dan merengek agar dapat diajak nonton SFC di Palembang. Karena itu Minggu (11/2) siang kami naik motor bertiga dari Sebokor Banyuasin ke Palembang, perjalanan sendiri sekitar 3 jam,” jelasnya saat ditemui usai pertandingan.

Namun asanya untuk membuat kedua anaknya tersenyum akhirnya harus sirna.

Pasalnya saat tiba sekitar pukul 17.00 WIB, dirinya mendapat informasi bahwa seluruh tiket sudah habis terjual.

Baca: Al Ghazali Posting Foto Ahmad Dhani dan Mulan Jameela, Kok Ada yang Janggal Gitu ya

“Kami terus bertahan dan mencari-cari siapa tahu dapat tiket atau bisa masuk ke stadion. Namun saat laga dimulai, tetap belum dapat tetapi anak saya tetap meminta menonton walau hanya dari pagar samping,” ujarnya.

Tetapi dirinya mendapati sebuah kabar yang membuatnya sangat sedih tatkala usai pertandingan dan hendak pulang, motornya sudah lenyap.

“Saya parkir di dekat jembatan yang ada di belakang gawang, sudah saya cari kemana-mana belum ketemu. Sudah lapor juga ke petugas keamanan namun tidak ada hasil, sekarang saya hanya pasrah yang terpenting niat saya menyenangkan anak sudah terpenuhi,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca: Semifinal Piala Presiden : Bali United vs SFC, Laskar Wong Kito Bawa 22 Pemain ke Bali

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved