Hamzah Mamba Pemilik Abu Tour Travel,Kini Dicari Jemaah Umroh Palembang,Terungkap Hidup Mewahnya
Selesai heboh kasus penipuan First Travel yang membuat banyak jemaah gagal berangkat hingga harus rugi
TRIBUNSUMSEL.COM -- Selesai heboh kasus penipuan First Travel yang membuat banyak jemaah gagal berangkat hingga harus rugi hingga puluhan juta.
Kali ini kembali muncul kasus yang sama, Travel umroh Abu Tour tak mampu memberangkatkan ribuan jemaah ke tanah suci.
Jemaah yang gagal berangkat ini pun tersebar di sebagaian kota besar di Indonesia termasuk salah satunya di Palembang.
Tepat jumat lalu, Puluhan korban penipuan mendatangi kantor travel umroh Abu Tours di Jalan Inspektur Marzuki, Kecamatan Ilir Barat (IB) ISI, Kota Palembang, Jumat (9/2/2018).
Mereka meminta pertanggungjawaban pihak travel yang tidak kunjung memberangkatkan jamaah calon umroh.
"Kami minta tolong diberangkatkan (umroh). Tunggu giliran agak lama juga tidak apa-apa," ujar Tuti Herlina, seorang jamaah asal Kabupaten Empat Lawang.

Tuti mengaku, ia dan suaminya mendaftar ibadah ke Tanah Suci via Travel Umroh Abu Tour pada Juni Tahun lalu.
Rencananya, ia dan suaminya akan diberangkatkan pada 20 Februari mendatang.
Namun, belakangan diketahui pihak travel tidak bisa dihubungi perihal persiapan keberangkatan umroh.
"Saya sama suami berdua daftar, satu orang Rp 15 juta. Berdua Rp 30 juta. Ini sudah dekat keberangkatan, kok pihak travelnya tidak ada. Ke mana?" kesal Tuti.
Kemarahan Tuti dan jamaah lainnya makin memuncak manakala mereka menghubungi pihak Abu Tours, namun tidak mendapat respon.
"Katanya kami diajak mediasi di kantor jam 13.30. Ini sudah ngaret hampir dua jam, gimana mau mediasi kalau tidak ketemu?" kesalnya lagi.
Afwan, seorang jamaah lainnya mengatakan, selama proses transaksi dan pengurusan dokumen umroh, pihak Abu Tours memberikan surat edaran
yang berisi komitmen pihak travel umroh yang bertanggung jawab penuh terhadap para jamaah.
"Lihat sendiri ini, mereka (pihak Abu Tours) kasih surat edaran komitmen mereka dan ini jadi bukti kami," tegas Afwan.