Berita Martapura

Sering Lempari Warga OKU Timur dengan Batu, Dua Orang dengan Gangguan Jiwa Ini Diamankan Pol PP

Satuan Polisi pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten OKU Timur berhasil mengamankan dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meresahkan

Sering Lempari Warga OKU Timur dengan Batu, Dua Orang dengan Gangguan Jiwa Ini Diamankan Pol PP
SRIWIJAYA POST/EVAN HENDRA
Dua orang dengan gangguan jiwa diamankan di mobil Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) OKU Timur. Keduanya ditangkap karena meresahkan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Satuan Polisi pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten OKU Timur berhasil mengamankan dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meresahkan masyarakat OKU Timur, Kamis (8/2) sekitar pukul 09.00.WIB.

Dua ODGJ tersebut berhasil diamankan ketika berada di ruas jalan Desa Kotabaru Barat, dan Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura.

"Kita mendapatkan laporan dari masyarakat kedua ODGJ tersebut meresahkan masyarakat. Ketika tim turun ke lapangan ternyata didapati mereka sedang berkeliaran dan langsung diamankan," ungkap Kepala Satuan (Kasat) Pol- PP Vikron Usman melalui Kabid Trantif Deka Yanuar.

Menurut Vikron, mereka sudah sangat meresahkan masyarakat karena selain kerap tidur di pinggir jalan.

Keduanya juga kerap melemparkan batu kepada warga dan ke rumah warga sehingga berpotensi mencederai warga dan merusak rumah warga.

Setelah diamankan, kedua ODGJ tersebut langsung diserahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) untuk ditindaklanjuti.

"Kedepan kita akan gencar melakukan penertiban ini untuk memberikan kenyamanan masyarakat. Apalagi ada laporan dari masyarakat akan kita tindak lanjuti," jelasnya.

Sedangkan Kepada Dinas Sosial Bambang Trijono SE melalui Kabid Rehabilitasi Sosial Marwan SE mengatakan, kedua orgil yang diserahkan oleh Sat Pol PP akan dibawa ke Darul Islan atau Pondok Hasim yang berada di Labuhan Batin, Kecamatan BP Peliung untuk segera di rawat dan dilakukan penyembuhan.

“Kita sudah berupaya mengusulkan untuk penyediaan tempat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) namun saat ini belum terealisasi. Kami harap kedepan tersedia tempat PMKS, supaya sarana dan perasaran untuk penampungan PMKS ada," pungkasnya. (hen).

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help