Berita Palembang

IPAL Sei Selayur Palembang Jangkau 220 Ribu Rumah, Harnojoyo Sebut Hibah Australia Belum Ideal

Hibah Australia untuk pembangunan instalasi penolahan air limbah (IPAL) di Sungai Selayur Palembang akan segera terealisasi.

IPAL Sei Selayur Palembang Jangkau 220 Ribu Rumah, Harnojoyo Sebut Hibah Australia Belum Ideal
TRIBUNSUMSEL/ WENI WAHYUNY
Walikota Palembang H Harnojoyo 

TRIBUNSUMSEL.COM -Hibah Australia untuk pembangunan instalasi penolahan air limbah (IPAL) di Sungai Selayur Palembang akan segera terealisasi.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palembang sedang melakukan pematangan lahan yang akan digunakan untuk membangun IPAL terpadu ini.

Walikota Palembang, Harnojoyo, usai pembukaan Social Marketing Implementasi Pengelolaan Air Limbah Domestik, Rabu (7/2/2018) mengatakan, bantuan hibah dari Australia ini untuk jaringan instalasi lengkap dan pompa pendorong yang berfungai untuk mengangkut limbah domestik masyarakat Palembang.

Untuk sambungan ini dananya dari pemerintah daerah sementara jaringan pipa dari pemerintah pusat," ujarnya.

Harno mengatakan, nilai dana yang dibutuhnya untuk sambungan rumah ini sebenarnya lebih dari besarnya dengan dana hibah yang diberikan Australia.

"Jumlah yang diterima memang belum ideal, tapi sudah sangat bersyukur, sekarang kita tahap pematangan lahan," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut hibah yang diberikan Australia, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama dengan Pemerintah Australia, menggelar Social Marketing Implementasi Program Air Limbah.

Dalam sambutannya, Deputy Director of Water and Sanitation KIAT (Kemitraan Indonesia Australian bidang Infrastruktur), Jim Coucouvinis menyampaikan, hari ini merupakan pelatihan terkait dengan pengelolaan limbah di Kota Palembang.

Dimana, pelaksanaan ini merupakan tindak lanjut dari hibah Australia terhadap pengembangan sanitasi yang dilaksanakan di Palembang.

"Hari ini kita mengundang berbagai macam narasumber dan konsultan, untuk menjadi pembicara terkait sanitasi," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help