Sedihnya, 686 Guru di Sumsel tidak Berhak Dapat Tunjangan Sertifikasi, Penyebabnya ini

Disdik telah menyerahkan SPM ke BPKAD Provinsi guru ini jumlah SPM yang telah diserahkan sebanyak 5.994 orang guru SMA dan SMK.

Sedihnya, 686 Guru di Sumsel tidak Berhak Dapat Tunjangan Sertifikasi, Penyebabnya ini
Google.com
ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG  --- Lama dinanti para guru terkait tunjangan sertifikasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel memastikan akan segera dibayarkan kepada guru yang memenuhi syarat.

Kepala Disdik Provinsi Sumsel, Drs Widodo MPd melalui Kasi Pendidikan dan Tenaga (PTK) Kependidikan, Ferry Nursyamsu mengatakan, pihaknya telah menyerahkan SPM ke BPKAD Provinsi guru ini jumlah SPM yang telah diserahkan sebanyak 5.994 orang guru SMA dan SMK.

"Angka totalnya guru SMA dan SMK yang sudah tersertifikasi sebanyak 6.680 guru. Namun yang memenuhi syarat untuk pencairan sebanyak 5.994 guru. Awal bulan ini uang tunjangan sertifikasi tersebut diperkirakan sudah masuk ke rekening guru masing-masing," ungkapnya, Jumat (5/1).

Ia menjelaskan, untuk dana sertifikasi yang ditransfer pusat malai triwulan pertama hingga triwulan empat pada tahun 2017 sebesar Rp273 Miliar lebih. Namun yang terserap hanya sebesar Rp266 Miliar saja.

Sehingga sisanya harus diserahkan kembali ke negera. "Penyebabnya ada guru yang tidak memenuhi syarat untuk menerima tunjangan sertifikasi lagi. Sehingga tidak bisa dikeluarkan dana tunjangan sertifikasi guru yang bersangkutan tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan, total guru yang tidak dibayarkan dana tunjangan sertifikasinya sebanyak 686 orang guru, disebabkan tidak memenuhi syarat seperti jam mengajar tidak mencapai 24 jam dan guru yang bersangkutan mengajar mata pelajaran tidak linier dengan keilmuannya.

"Kalau tidak memenuhi jam mengajar, guru diperbolehkan mengajar di sekolah lain sebagai solusi yang bisa mereka pakai. Sedangkan bagi guru yang d tidak linier mengajarnya juga harus mengajar di sekolah yang sesuai dengan keilmuannya," terangnya. (cr9/SP)

Editor: Lisma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved