Berita Baturaja

OKU Belum Bisa Laksanakan Pilkades e-Voting, Ternyata Ini Kendalanya

Tahun 2018 ini, di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ada 12 desa yang akan melaaksanakan Pemilihan

OKU Belum Bisa Laksanakan Pilkades e-Voting, Ternyata Ini Kendalanya
tribunsumsel.com/Khairil
Ilustrasi siapa sekda baru di kabupaten OKU 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Tahun 2018 ini di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ada 12 desa yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak.

Pemilihan kades ini pemerintah OKU masih menggunakan sistem manual atau coplos, belum menggunakan sistem pemilihan elektronik atau Electronic Voting (e-Voting).

Baca: Pakar Ekspresi Wajah Beberkan Makna Dibalik Senyum dan Tawa Jennifer Dunn saat Ditangkap

Kepala Dinas Pemberdayaan Mansyarakat dan Desa (PMD) Drs Ahmad Firdaus Msi, belum bisanya diterapkan e-Voting dalam pemilihan Kades ini karena terkendala dua hal. Pertama terkendala Peraturan Daerah (Perda) OKU, Tahun 2016 tentang Tatacara Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa (Pilkades).

"Dalam Perda itu, ada pasal yang mengatus sistem pemilihan dengan cara mencoblos. Bukan e-Voting. Perda ini harus direvisi dulu, baru sistem Pilkades bisa dilaksanakan dengan cara e-Voting ke depanya," kata Firdaus saat dibincangi Tribun Sumsel di ruang kerjanya, Rabu (3/1/2018).

Baca: Banyak Permintaan Nikah Saat Weekend, Ini yang Dilakukan Kemenag Kota Palembang

Untuk merevisi Perda ini kata Firdaus sudah mereka sampaikan ke Bagian Hukum dan HAM Setda OKU dan masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda).

Kedala kedua, yakni kata Firdaus terkait anggaran.

Baca: Tak Disangka Berstatus WNI, Pemain Baru SFC Mohamadou Alhadji Ternyata Beristri Orang Betawi

Sebab untuk peralatan penunjang pelaksanaan Pilkades menggunakan sisten e-Voting ini ada di Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo).

Halaman
12
Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help