Home »

Bisnis

» News

Tingkatkan Realisasi Penerimaan Pajak, Dokter Notaris Hingga Konsultan Siap-siap Dicecar Orang Pajak

Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sumsel dan Babel bakal jor-joran dalam melakukan penegakan hukum perpajakan.

Tingkatkan Realisasi Penerimaan Pajak, Dokter Notaris Hingga Konsultan Siap-siap Dicecar Orang Pajak
Tribun Sumsel/ Siemen Martin
Realisasi Penerimaan Pajak Kanwil DJP Sumsel dan Babel Tahun 2017 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sumsel dan Babel bakal jor-joran dalam melakukan penegakan hukum perpajakan.

Kanwil DJP akan terus melakukan peningkatan kualitas pemeriksaan serta fokus pemeriksaan di tahun 2018 dengan memeriksa kepada wajib pajak OP profesi seperti dokter, notaris, konsultan pajak serta sektor yang masih memiliki potensi penerimaan perpajakan.

"Seluruh WP orang pribadi akan kita periksa, untuk tahun 2017 saja sebanyak 1.654 wajib pajak yang terdiri atas 1.274 wajib pajak badan dan 380 orang pribadi," kata Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Babel, Ismiriansyah M Zein saat konferensi pers, Selasa (2/1/2018).

Baca: Akhirnya Diumumkan, Inilah Realisasi Penerimaan Pajak di Wilayah Sumsel

Ia menambahkan, penyelesaian kegiatan pemeriksaan tersebut telah mencapai 133,89 persen dari target audit coverage ratio sebesar 2,98 persen untuk wajib pajak badan dan 0,35 persen wajib pajak pribadi.

"Untuk penagihan telah menerbitkan surat teguran sebanyak 32.235, surat paksa 13.933, surat perintah melaksanakan penyitaan 590 surat, lelang 16 kal, blokir 151 rekening dan pencegahan kepada 24 wajib pajak," katanya.

Baca: Sebulan Mengilang, Bio Paulin Kembali ke Skuat SFC, Ini Komentar Rahmad Darmawan

Sedangkan kegiatan penyidikan telah melakukan dan dinyatakan P-21 sebanyak 2 wajib pajak dan pasal 44B sebanyak 1 wajib pajak. Dari wajib pajak yang dinyatakan P-21, satu wajib pajak telah divonis bersalah dan dijatuhi pidama kurungan 8 bulan.

Baca: Dikabarkan Akan ke SFC, Ini Kabar Terbaru Pemain Anyar Mamadou Al Hadji

Penulis: Siemen Martin
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help