Berita PALI

Banjir di PALI, Warga Harus Pasang Papan di Atas Air untuk Beraktivitas di Luar Rumah

Meluapnya anak Sungai Batang Hari Abab, menyebabkan puluhan rumah yang berada di pinggiran sungai di

Banjir di PALI, Warga Harus Pasang Papan di Atas Air untuk Beraktivitas di Luar Rumah
Tribun Sumsel/ Ari Wibowo
Banjir di Kabupaten PALI 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI- Meluapnya anak Sungai Batang Hari Abab, menyebabkan puluhan rumah yang berada di pinggiran sungai di Desa Karang Agung, Betung Kecamatan Abab, PALI banjir.

Pantauan Tribun, untuk melakukan aktivitas sehari-hari keluar rumah panggung yang terkena banjir warga setempat membuat lamban (kayu, bambu dan papan, dipasang di atas air) sebagai penghubung dari rumah ke daratan.

Warga juga mencuci di tengah banjir.

Baca: Masih Bingung Kenapa SIM Disebut Surat dan KK Bernama Kartu? Ini Jawaban Aslinya,Ternyata

Diakui warga setempat, banjir tersebut merupakan banjir musiman.

Warga membuat rumah panggung agar air tak masuk ke rumah warga yang menjadi langganan banjir dampak dari luapan Sungai Batang Hari Abab.

"Banjir tahunan, jadi setiap Sungai Batang Hari Abab, meluap ditambah hujan deras pasti air masuk ke permukiman penduduk dan ini sering terjadi," kata Nandar, warga Karang Agung, Selasa(26/12/2017).

Dia akui Nadar banjir tersebut sudah sudah tiga pekan terjadi dengan kedalaman mencapai dua meter lebih.

Baca: Tak Tahan Penampilan Shafa Dibully, Sarita Tulis Postingan Menohok Ini, Netizen : Its Oke Bunda !

Halaman
12
Penulis: Ari Wibowo
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help