3.000 Pasukan Gabungan Disiagakan untuk Amankan Natal dan Tahun Baru

Untuk pengamanan dikerahkan sebanyak 2.743 personil. Sedangkan Kodam menyiapkan 1.000 lebih prajurit.

3.000 Pasukan Gabungan Disiagakan untuk Amankan Natal dan Tahun Baru
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
PERIKSA PASUKAN - Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memeriksa pasukan saat Gelar pasukan Operasi Lilin Musi 2017, Jumat (22/12). 

TRIBUN SUMSEL, PALEMBANG - Polda Sumsel dan Kodam II Sriwijaya juga Pemerintah Daerah saling bersinergi untuk mengantisipasi adanya aksi teror pasca penangkapan 12 teroris di wilayah Sumsel. Antisipasi ini dilakukan demi memberikan rasa aman bagi umat Kristiani untuk beribadah saat Natal dan perayaan saat malam Tahun Baru 2018 mendatang.

Masyarakat pun diimbau tidak melakukan sweeping dalam bentuk apapun.

"Masalah antisipasi teror, pastinya dilakukan antisipasi. Makanya, dilakukan sinergi dari Polri, Kodam dan pemerintah agar Natal dan Tahun Baru di Sumsel bisa berjalan lancar," ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara usai gelar pasukan Operasi Lilin Musi 2017, Jumat (22/12/2017).

Untuk pengamanan dikerahkan sebanyak 2.743 personil. Sedangkan Kodam menyiapkan 1.000 lebih prajurit. "Dalam pengamanan ini, kami juga menyiapkan tim khusus untuk penindakan pelaku kejahatan," jelasnya.

Selain mengamankan Natal dan Tahun Baru, Polda Sumsel juga memiliki sejumlah langkah lain. Berita selengkapnya baca edisi Tribun Sumsel cetak edisi Sabtu (23/12/2017).

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved